JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Kesehatan

Konsumsi Kafein Tinggi secara Berlebih Berisiko Pada Gangguan Penglihatan

Ilustrasi Minuman kopi. Pixabay

JOGLOSEMARNEWS.COM — Mengonsumsi kafein tinggi secara berlebih berisiko bagi kesehatan mata untuk orang dengan kondisi genetik khusus.

Dapat menimbulkan risiko mengidap glaukoma lebih dari tiga kali lipat bagi pemilik kecenderungan genetik terhadap tekanan mata yang lebih tinggi.

Hal tersebut merupakan studi internasional yang terbit di jurnal Ophthalmology.

Penelitian yang digagas oleh Icahn School of Medicine di Rumah Sakit Mount Sinai, New York, Amerika Serikat, itu merupakan yang pertama menunjukkan keterkaitan antara glaukoma dan diet-genetik.

Baca Juga :  5 Penyebab Insomnia, Apa Saja?

Glaukoma merujuk pada sekelompok kondisi mata yang dapat menyebabkan kebutaan, kondisi itu pun jadi penyebab utama kebutaan di AS. Studi meninjau dampak asupan kafein terhadap glaukoma, dan tekanan intraokular (TIO) yang merupakan tekanan di dalam mata.

Peningkatan TIO merupakan faktor risiko integral untuk glaukoma, meskipun faktor lain berkontribusi pada kondisi ini. Pasien glaukoma biasanya hanya mengalami sedikit atau tidak ada gejala sampai penyakit berkembang dan mereka kehilangan penglihatan.

Baca Juga :  Mitos Seputar Nyamuk yang Sering Muncul, Apa Saja?

Pemimpin studi sekaligus Pimpinan Deputi Riset Ofthalmologi di Sistem Kesehatan Mount Sinai, Louis R Pasquale, menjelaskan bahwa tim sebelumnya sudah menerbitkan riset yang menunjukkan bahwa asupan kafein yang tinggi meningkatkan risiko glaukoma. Spesifiknya, pada orang dengan riwayat penyakit keluarga.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua