JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kronologi Pak Anwar Sales Mendadak Ambruk dan Tewas di Depan Toko Nur PS Gabugan Sragen. Sempat Turunkan Barang, Tiba-tiba Langsung Begini..

Tim Polsek dan Inafis Polres saat melakukan olah TKP dan identifikasi jenazah korban tewas di depan toko Nur PS Gabugan, Tanon, Sragen, Rabu (2/6/2021). Foto/Wardoyo
PPDB
PPDB
PPDB

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Polisi memastikan sales pakan ternak yang ditemukan tewas mendadak di depan toko pakan ternak Nur PS di wilayah Dukuh Pantirejo, Desa Gabugan, Tanon, Sragen, Rabu (2/6/2021) siang tidak ada tanda kekerasan.

Menurut saksi mata di lokasi kejadian, sales tua yang diketahui bernama Anwar Pranoto (72) itu masih sempat menurunkan muatan atau dagangannya ke kios Nur PS.

Kapolsek Tanon, AKP Primadhana Bayu Kuncoro mengatakan kronologi kejadian bermula ketika sekitar pukul 13.00 WIB, korban tiba di toko dengan mengemudikan mobil boks bernopol H 9411 FA.

Warga jalan Tambak Mas, XVII No 443 Panggung Lor, Semarang Utara itu kemudian menurunkan muatannya ke dalam toko. Selesai menurunkan barang dari mobil boks, mendadak korban langsung sempoyongan.

Baca Juga :  Sebulan Lebih Digantung, Puluhan Buruh Pabrik PT SPG Sragen Demo Tuntut Kejelasan Nasib. Libur Tak Pasti, THR pun Dicicil

“Korban datang dengan mobil boks untuk mengirim dagangan ke toko pakan ternak milik Wahyono. Habis nurunkan muatan pakan ternak dia langsung nggeblak (ambruk). Sudah tidak tertolong lagi dan meninggal dunia di lokasi kejadian,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , usai memimpin olah TKP, Rabu (2/6/2021).

Tak lama berselang, tim Polsek bersama Puskesmas Tanon I serta Inafis Polres tiba di lokasi. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen.

Sementara dari hasil olah TKP, Kapolsek memastikan tidak ada tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban.

Baca Juga :  Pageblug Covid-19 di Tenggak Sidoharjo Sragen. Gegara Satu Warga Positif Usai Antar Omnya ke Jakarta, 10 Warga Satu RT Ikut Tertular Positif, Pak Kades Juga Isoman

“Dari hasil indentifikasi tim Inafis dan Puskesmas, indikasinya serangan jantung. Tadi sempat banyak warga yang melihat di lokasi kejadian, sehingga lokasi sempat kita pasangi police line,” terangnya.

Kapolsek menambahkan di lokasi kejadian juga tidak ditemukan benda atau barang mencurigakan. Juga tidak ada temuan obat apapun.

Pihaknya kemudian menghubungi keluarga korban yang berada di Semarang untuk mengurus pengambilan jenazah.

Wakil Ketua PMI Sragen, Soewarno menyampaikan sesaat usai menerima laporan, tim diterjunkan untuk melakukan assesment dan backup medis.

Karena korban sudah meninggal, jenazah korban langsung dievakuasi ke RSUD Sragen dengan petugas berpakaian APD lengkap. Wardoyo