JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Meledak di Hari Jumat, Sehari 79 Warga Sragen Positif Terpapar dan 5 Meninggal Dunia. Total Sudah 8.121 Positif dan 557 Warga Meninggal Dunia

Ilustrasi salah satu pasien dalam pengawasan (PDP) Corona Virus saat dievakuasi ke ruang isolasi RSUD Dr Soehadi Prijonegoro Sragen dalam simulasi penanganan Corona Virus, Kamis (12/3/2020). Foto/Wardoyo


Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus corona virus atau covid-19 Sragen terus mengalami peningkatan. Pada Jumat (11/6/2021) petang, sebanyak 79 orang dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19 dalam sehari.

Tidak hanya itu, 5 warga kembali dilaporkan meninggal dunia dengan swab positif terkonfirmasi.

Tambahan 79 kasus tersebut membuat jumlah kasus covid-19 Sragen hingga petang ini sudah mencapai 8.121 kasus positif. Sampai hari ini jumlah korban meninggal tercatat sudah mencapai 557 orang.

Fakta itu terungkap dari data yang dilansir oleh situs resmi gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Sragen, Jumat (11/6/2021) petang.

Berdasarkan data yang dirilis petang ini, ada tambahan 79 warga yang kembali terpapar positif Covid-19 dalam sehari terakhir.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sragen, Tatag Prabawanto mengungkapkan ada tambahan kasus positif sebanyak 79 kasus.

Baca Juga :  Sragen Kembali Masuk Level 4, Sudah 764 Warga Meninggal Dunia. Bupati Sebut Masih Banyak Warga Tak Jujur dan Takut Dibawa ke Rumah Sakit!

“Ada tambahan 79 pasien positif. Ada 5 orang meninggal dunia,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Jumat (11/6/2021) petang.

Sementara sampai hari ini total kasus positif sudah mencapai 8.121 kasus. Rinciannya 497 masih dirawat, 7163 pasien sembuh dan 461 meninggal dunia.

Hingga hari ini jumlah total warga yang meninggal sudah meroket mencapai 557 orang.

Dari 557 orang meninggal itu, rinciannya 88 suspek, 461 positif, 1 ODP asal Jati Sumberlawang, 1 PP balita asal Kedawung dan satu pasien positif sembuh lalu meninggal asal Sribit Sidoharjo.

Tatag yang juga Sekda Sragen sangat berharap warga makin waspada dan menaati protokol kesehatan. Yakni rajin mencuci tangan, pakai masker, jaga jarak dan menghindari kerumunan. Wardoyo