JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Unit Weaving Pabrik Tekstil Kusuma Hadi Santoso, Jaten  Karanganyar Terbakar

Petugas pemadam kebakaran Karanganyar tengah berjibaku memafamkan kobaran api yang melalap unit wrafing di pabrik tekstil / Foto: Beni Indra


Petugas pemadam kebakaran Karanganyar tengah berjibaku memafamkan kobaran api yang melalap unit weaving milik PT Kusuma Hadi Santoso, Karanganyar/ Foto: Beni Indra

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Salah satu unit kerja industri tekstil bagian weaving milik PT Kusuma Hadi Santoso yang terletak di Jalan Lawu Km 9, Jaten, Karanganyar terbakar, Sabtu (12/6/2021) pukul 06.50 WIB.

Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut, namun sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kobaran api.

Informasi yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM menyebutkan,  pada Sabtu (12/6/2021) saat weekend atau akhir pekan sekitar pukul 06.50 WIB  Kantor Satpol PP Damkar Linmas Pemkab Karanganyar, Jateng mendapat laporan perihal kebakaran tersebut.

Sejurus kemudian hanya butuh waktu delapan menit, tim pemadam kebakaran dari Karanganyar sampai di lokasi dan langsung berjibaku  memadamkan si jago merah.

Mengingat api berkobar membesar di dalam unit weaving, maka terpaksa dilakukan penyemprotan segala penjuru yakni penyemprotan dari atas dan penyemprotan dari bawah.

Butuh waktu sekitar 10 menit akhirnya api bisa dipadamkan meskipun asap mengepul di sekitar pabrik tekstil tersebut.

Baca Juga :  Kabar Baik, 51.000 KK Tak Mampu Penerima PKH dan BST di Karanganyar Bakal Dapat Tambahan 10 KG Beras. Simak Informasi Lengkapnya!

Tak banyak orang tahu kebakaran itu karena ruang unit weaving tertutup rapat seperti gudang,  sehingga api tidak menjalar di perkampungan warga.

Kabid Linmas Damkar Pemkab Karanganyar Budi Cahyono, S.Sos mengatakan hingga api sudah padam pun masih belum diketahui penyebab kebakaran tersebut karena di unit weaving itu banyak sekali peralatan mesin tekstil.

Untung saja,  kejadian tersebut pagi jelang pergantian shift sehingga karyawan shift sudah pulang dan akan digantikan shift karyawan siang.

“Begitu dapat laporan, tim kami bergerak sangat cepat dan tak sampai 10 menit sudah sampai lokasi,” tandasnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Sabtu (12/6/2021).

Menurut Budi Cahyono pemadaman dilakukan secara ekstra dari atas dan dari bawah agar api cepat padan mengingat instalasi mesin tekstil rawan merembet jika terjadi kebakaran.

Hingga kini lanjut Budi Cahyono,  pihak perusahaan masih melakukan penyelidikan asal muasal api yakni apakah faktor korsleting listrik atau karena faktor human eror.

Baca Juga :  Ngeri, Ini Penampakan Senjata Pendekar PSHT yang Ditangkap Polisi di Karanganyar. Polisi Amankan 24 Sepeda Motor

Adapun kerugian belum bisa disebutkan karena unit weaving merupakan unit pengolahan benang menjadi kain sehingga selain mesin, banyak terdapat benang dalam jumlah banyak. Beni Indra