JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Internasional

Ada-ada Saja. Pria Asal Australia Ini Kabur Dari Lantai 4 Kamar Hotel Tempatnya Karantina dengan Kain Seprai

ilustrasi melarikan diri / pixabay


Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Ada-ada saja trik seseorang untuk menghindari isolasi mandiri Covid-19. Seorang pria asal Australia ini, bahkan nekat kabur dari kamar hotel karantina dengan menggunakan kain sprai.

Bukan main-main, pria tersebut merajut sprai menjadi untaian tali, yang kemudian dipakainya untuk turun dari lantai 4 kamarnya, di Kota Perth, Australia, Selasa (20/7/2021).

Menurut polisi setempat, untuk turun pria tersebut mengikatkan sprai di jendela lantai 4, kemudian  dirinya merambat turun melewati tali spray tersebut.

Setelah tiba di kota West Coast dengan penerbangan antarnegara bagian dari Brisbane, pria itu ditolak permohonan masuknya di bawah aturan ketat masuk perbatasan negara bagian.

Pria itu diberitahu untuk meninggalkan negara bagian dalam waktu 48 jam dan dibawa ke hotel untuk karantina sementara, tetapi tepat sebelum pukul 01:00 pada Selasa waktu setempat, dia memanjat keluar jendela kamar lantai empat menggunakan tali yang terbuat dari gabungan gulungan seprai dan melarikan diri dari daerah itu, kata Kepolisian Australia Barat, dikutip dari Reuters, 21 Juli 2021.

Baca Juga :  Arab Saudi Siap Buka Umroh Mulai 10 Agustus 2021, Kuota Jemaah Hanya 20.000

Kepolisian mengunggah foto tali seprai yang tergantung dari jendela di lantai atas bangunan bata hingga ke jalan.

Polisi menangkap pria itu di seberang kota sekitar 8 jam kemudian, dan menuduhnya tidak mematuhi arahan dan memberikan “informasi palsu/menyesatkan”.

Identitas pria itu tidak diungkap, tetapi polisi mengatakan bahwa dia berusia 39 tahun dan dites negatif Covid-19. Polisi juga tidak memberikan alasan kenapa pria itu melarikan diri dari karantina.

Australia telah mencatat kasus dan kematian akibat virus corona yang jauh lebih sedikit daripada banyak negara maju lainnya, sebagian karena menutup perbatasan nasional dan internal, dan memberlakukan karantina hotel wajib bagi siapa pun yang datang dari luar negeri atau negara bagian lain.

Baca Juga :  Kematian Orangtuanya Akibat Covid-19 Sempat Dirahasiakan, Bocah Yatim Piatu di Nglorog Sragen Sampai Mengira Ibunya Masih Dirawat di Rumah Sakit

Namun kebijakan lockdown Australia menimbulkan serangkaian insiden pelarian, termasuk seorang perempuan yang bulan ini turun dari balko lantai dua dan menendang pintu untuk menghindari karantina wajib di pusat regional timur laut Cairns.

www.tempo.co