JOGLOSEMARNEWS.COM Panggung Artis

Goodbye Stanford, Maudy Ayunda Pulang ke Indonesia Membawa 4 Perubahan Ini

Maudy Ayunda saat kelulusannya dari Stanford University, Amerika Serikat / Instagram


Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Maudy Ayunda telah kembali ke Tanah Air. Selama dua tahun, Maudy telah menyelesaikan pendidikan jenjang S2 di  Stanford University, Amerika Serikat.

Aktris sekaligus musisi kebanggaan Indonesia ini membagikan momen kelulusan serta poin perubahan dalam hidup melalui video di kanal Youtube pribadinya. Unggahan Maudy itu bertajuk “My Stanford Graduation – What I Learned”.

Dua tahun menjalani kehidupan akademik di Amerika, Maudy ternyata mengalami empat poin perubahan istimewa dalam hidupnya.

Pertama, Maudy belajar beradaptasi dan berubah. Pandemi Covid-19 membuat pengalaman belajar perempuan kelahiran 1994 itu mengalami perombakan. Ia harus menyesuaikan dengan keadaan.

“Kelas Zoom mengambil alih dan kampus sekejap menjadi sunyi senyap. Pengalaman belajarku berubah, menyesuaikan,” tutur Maudy dikutip dari unggahan videonya, Selasa (13/7/2021).

Poin perubahan kedua, yakni Maudy belajar menghargai alam yang bebas, salah satunya melalui kegiatan hiking. Terik matahari pun menjadi saksinya.

Stanford bahkan membuat Maudy kembali mencintai olahraga lari.

“Jadi salah satu yang aku suka banget di sini adalah banyaknya tempat outdoor di mana aku bisa lari, jalan, pokoknya bisa aktif. It’s kind of my way spending quality time with my self. Jadi aku berusaha tiap hari paling ngga 10 ribu steps,” jelas perempuan cantik itu sambil bersantai di lintasan lari.

Baca Juga :  "Merespon Ruang Senja", Saksi Bisu Cinta Kasih Sang Ayah dari Fairuz Realindra

Ketiga, Maudy belajar mencari inspirasi dari orang-orang di sekitarnya. Ia mengaku memiliki 400 kolega sekelas yang terdiri dari berbagai lapisan masyarakat. Karenanya, Maudy menghadapi berbagai macam perspektif dan cerita yang berbeda dari setiap temannya.

“Mengkritik dan menerima kritik, aku sudah merasa normal. Aku sekarang merasa bahwa orang yang tidak bisa menerima kritik itu rugi berat. Karena itu kesempatan untuk tumbuh banget dan memperbaiki sebuah hubungan,” ungkap pesan mutiara dari Maudy.

Terakhir, Maudy belajar bahwa hidup lebih dari hal-hal yang besar. Baginya, hidup lebih dari sekadar pencapaian.

Perempuan berusia 27 tahun itu lebih menghargai hidup dari udara yang dihirup, langkah yang diambil, dan tawa yang dibagi dengan orang-orang terdekat.

“Akhirnya setelah dua tahun ini, aku merasa jadi orang yang jauh lebih sederhana. Dua tahun yang lalu, aku datang ke Stanford ingin mengubah dunia, tetapi malah mengubah diriku sendiri secara personal. Aku sadar. I just wanna be happy, dan membuat banyak orang tersenyum,” terang Maudy menjelang videonya berakhir.

Baca Juga :  Tren Ikoy-Ikoyan Merebak di Instagram, Nana Mirdad Tak Mau Ikut-ikutan. Ia Punya Cara Sendiri untuk Berbagi Rezeki

Perubahan yang ingin dibawa bintang film Habibie & Ainun 3 itu juga terpacu dari slogan kebanggaan Stanford University, yaitu “Ubahlah kehidupan orang, ubahlah organisasi, dan ubahlah dunia.”

Di ujung videonya, Maudy juga berpesan bahwa penting untuk mengenal dan mengetahui keinginan diri sendiri. Setelah itu, kita harus mengejarnya. Kita harus mau berjuang untuk keyakinan dalam diri sendiri. Linda Andini Trisnawati