JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Hindari Kerumunan, Penyembelihan Hewan Kurban di Boyolali  Diserahkan Jagal, Daging Dibagi-bagikan ke Rumah

Foto: Waskita

 

Foto: Waskita

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM Masyarakat Boyolali kembali diingatkan untuk menggelar sholat Idul Adha di rumah masing- masing. Hal ini sesuai dengan surat edaran dari Kemenag RI.

“Kan sudah ada surat edaran dari Kemenag. Pemkab langsung memberi contoh tidak menggelar sholat Id di masjid. Tetap taati prokes di masa PPKM Darurat,” kata Sekda Boyolali, Masruri, Senin (19/7.2021).

Sedangkan untuk penyembelihan hewan kurban, pihaknya mengingatkan masyarakat jangan sampai mengabaikan prokes. Namun berdasarkan pantauan jajarannya, rata- rata penyembelihan kurban diserahkan kepada jagal.

“Jagal diundang ke tempat penyembelihan hewan kurban,” ujarnya.

Setelah itu daging dipotong- potong sesuai ketentuan panitia. Selanjutnya, paket daging dibagikan kepada masyarakat. Sehingga bisa mengurangi kerumunan, paling yang ada adalah panitia kurban setempat.

Baca Juga :  Warga Banyudono, Boyolali Meninggal Terpapar Covid-19 Saat Merawat Suaminya yang Isolasi Mandiri

Terkait ketentuan pemerintah, masyarakat di sejumlah desa pun bersiap untuk melakukan ibadah sholat Idul Adha di rumah serta pemotongan hewan kurban dengan menaati prokes. Salah satunya di Dukuh Jetak RT  12 dan 13, RW III, Desa Jembungan, Kecamatan Banyudono.

“Kami terpaksa membatasi masyarakat yang terlibat penyembelihan hewan kurban,” ujar Ketua Panitia, Sutana.

Tahun- tahun lalu, penyembelihan selalu melibatkan seluruh masyarakat. Namun tahun ini hanya melibatkan puluhan warga saja sebagai panitia. Meskipun jumlah sapi yang disembelih bertambah dari tahun lalu sebanyak tiga ekor.

“Tahun ini ada lima ekor sapi dan seekor kambing yang disembelih. Karena panitia terbatas, mungkin pembagian daging bisa sampai sore.” Waskita