JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Mantan Walikota Solo Galang Penyintas Covid Buat Gerakan Donor  Plasma Konvalesen

FX Hadi Rudyatmo. Foto: dok

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Mantan Walikota Solo yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengajak masyarakat umum khususnya seluruh kadernya di PDIP Solo yang berstatus penyitas covid-19 untuk bersedia menyumbangkan plasma konvalesen yang saat ini sangat dibutuhkan masyarakat.

Rencananya donor plasma konvalesen ini akan dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Bulan Bung Karno (Soekarno) di Kota Solo,  Minggu (18/7/2021) mendatang. Saat ini dalam proses pengumpulan para penyintas Covid yang bersedia donor.

Rudy –panggilan akrab Hadi Rudyatmo- menargetkan kegiatan donor plasma konvalesen ini bisa mengumpulkan sekitar 100 kantong plasma. “Doakan semoga bisa mengumpulkan 100 kantong plasma. Karena saat ini plasma konvalesen sangat dibutuhkan,” ungkapnya.

Menurut Rudy, kegiatan donor plasma semacam ini justru menjadi lebih berguna daripada berdebat dan pusing memikirkan terkait pemberlakukan PPKM Darurat terutama penutupan jalan. “Daripada mikir jalan ditutup, mending kita melakukan aksi sosial. Nanti saya juga jadi pendonor plasma,” katanya.

Ditegaskan Rudy, gerakan donor plasma konvalesen ini dibuat untuk membantu pasien covid-19 yang membutuhkan. “Plasma Konvalesen saat ini kondisinya sudah cukup kritis. Stoknya selalu kosong. Ditambah oksigen menipis. Jadi ini salah satu cara untuk membantu saudara-saudara kita yang terpapar,” katanya.

Baca Juga :  Kondisi Gibran Terkini, Dalam Keadaan Sehat Tak Bergejala, Bahkan Tidak Anosmia

Rudy menambahkan, aksi kemanusiaan ini tidak sebatas bagi kader PDIP, namun bisa diikuti masyrakat umum yang memenuhi syarat. Rencanaya, pengambilan plasma akan dilakukan di Pendapa RW 09 Pucangsawit, Solo.

Pendonor bisa langsung dating ke lokasi dan akan dilakukan skrining terlebih dahulu sebelum melakukan donor. Selama pelaksanaan, protokol kesehatan akan terus dijaga. Pihaknya terus berkoordinasi dengan PMI Solo untuk teknis pelaksanaan. “Termasuk teknis pengambilan plasma, kira-kira per orang butuh berapa lama pengambilan plasmanya sehingga bisa disesuaikan antriannya,” katanya.

Jika nantinya pada tanggal 18 Juli belum selesai, kata Rudy, akan dilanjutkan hari berikutnya. “Kalau tanggal 18 belum selesai, kita lanjut. Kita siap donor setiap hari,” ujarnya.

Rudy sendiri saat ini baru saja menjalani isolasi mandiri di kediamannya. Disingung soal kondisinya terkini, dia menjelaskan sudah selesai proses isolasi mandiri dikediamanya pribadinya. Dia sendiri menjalani isoman dilantai dua rumahnya.

“Tapi sampai sekarang belum turun, masih di lantai atas terus dulu ini, sebenarnya bisa saja kalau OTG seperrti saya ini 10 hari inkubasinya sudah selesai. Tapi di bawah masih banyak cucu-cucu, saya pilih diatas dulu saja,” ungkap Rudy.

Baca Juga :  Masuki Usia ke-65, Bank Danamon Terus Berinovasi

Dia mengaku kondisi sejak isolasi baik-baik saja. “Kondisinya sejak awal enak-enak saja. Mangan yo keroso, ngambu yo jik iso mambu. Udud yo jik enak. Rutin jam 5 bangun terus badminton di atas. Rencananya kalau nggak Senin atau tidak Selasa mau PCR ulang,” katanya.(ASA)