JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Kesehatan

Nenek dengan Komorbid Penyakit Jantung Ini Sembuh dari Covid-19 Berkat Terapi Madu BORNEO87

Rumiyati (89), punya komorbid penyakit jantung, namun berhasil disembuhkan dari Covid-19 / Istimewa


Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM Rumah sakit dalam kondisi penuh pasien Covid-19 sudah bukan berita baru lagi di masa pandemi yang tengah mewabah ini. Karena itu, untuk mengurangi beban rumah sakit dan meringankan para tenaga kesehatan (Nakes), ada kalanya warga melakukan terapi Covid-19 secara herbal.

Nunung Jaka Hargana (53), warga Karangarejek, Kabupaten Gunungkidul adalah salah satu warga yang melakukan terapi mandiri terhadap ibunya,  Rumiyati (89) yang menunjukkan gejala Covid-19.

Pria yang pernah bekerja puluhan tahun di Kalimantan itu menggunakan ramuan sederhana, yaitu minyak kayu putih, daun sirih dan madu hutan BORNEO87.

Kepada Joglosemarnews, Nunung Jaka bercerita, semula ibunya yang selama ini memiliki komorbid penyakit jantung, mengalami gejala awal Covid-19.

Lama-kelamaan hidungnya tak bisa mencium bau, lidah tak mampu  membedakan rasa, serta mengalami radang di tenggorokan dan  sesak nafas disertai demam tinggi.

Meski ibunya memiliki riwayat penyakit jantung, namun dia tidak ingin membawanya ke rumah sakit. Berbekal keyakinan, Nunung Jaka pun melakukan terapi herbal sendiri dan melakukan isolasi mandiri di rumah.

Yang dia lakukan adalah melakukan terapi luar dan dalam. Terapi luar yakni dengan melakukan penguapan, dan terapi dalam dengan meminumkan campuran madu BORNEO87.

Nunung menjelaskan,  terapi uap dilakukan dengan bahan baku rebusan daun sirih yang ditetesi minyak kayu putih dan perasan jeruk nipis, lalu uapnya dihirupkan ke penderita.

Baca Juga :  Catat! Minum Suplemen Vitamin D, Kekurangan atau Kelebihan Tak Baik untuk Tubuh

Nunung Jaka melakukan terapi tersebut selama 15 hari berturut-turut. Setiap kali penguapan, butuh waktu sekitar 5 – 10 menit, dan dilaukan pada pagi, siang, sore serta malam sebelum tidur.

“Saat melakukan penguapan, sebaiknya kerudungi kepala pasien dengan handuk agar uap bisa fikus masuk ke pernafasan,” bebernya.

Sementara untuk terapi dalam, dilakukan dengan mencampurkan setengah gelas air putih dengan 2-3 sendok makan madu BORNEO87, 1 sendok makan  sari buah sirsak manggis, yang dikucuri perasan jeruk nipis dan sedikit garam.

“Air putih dapat juga diganti dengan air kelapa muda dengan porsi yang sama. Aduk dan siap minum,” papar Nunung Jaka.

Terapi dalam tersebut dilakukan tiga kali sehari, pada pagi, siang dan malam hari. Ketika hidung terasa flu, ujar Nunung, dapat ditambahkan dengan minum obat flu.

Terapi luar dan dalam tersebut, menurut Nunung Jaka, dilakukan selama 15 hari berturut-turut agar hasilnya bisa lebih efektif.

Nunung Jaka mengatakan, terapi tersebut sudah dia praktikkan untuk ibunya maupun beberapa warga lainnya, dan terbukti mampu menyembuhkan warga yang terpapar Covid-19.

“Cara ini juga efektif untuk meningkatkan daya tahan untuk meningkatkan imun atau ketahanan tubuh,” ujar Nunung Jaka.

Baca Juga :  6 Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin, Salah Satunya Kuku Jadi Rapuh
Suratminingsih (38) berhasil disembuhkan dari Covid-19 dengan terapi / Istimewa

Kesaksian lain datang dari Suratminingsih (38). Dengan melakukan terapi luar dan dalam ala Nunung Jaka Hargana tersebut, ia yang yang terpapar Covid-19 kini sudah berhasil sembuh dan membaik.

Ia mengatakan, Madu BORNEO87 dapat diperoleh dengan mudah. Bagi yang berada di wilayah Gunungkidul dan DIY bisa membelinya di outlet di Jalan Baron, Karangrejek, Wonosari, Gunungkidul atau kontak lewat nomor: 082151591292.

Sementara itu bagi yang berdomisili di wilayah Surakarta dan sekitarnya, bisa kontak nomor: 082328048189. Produk dapat diambil di Jalan Srigading V/7, Turisari, Solo, atau kontak di nomor: 082328048189. Suhamdani