JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Pernyataan “Darurat Militer” oleh Muhadjir Effendy Tuai Banyak Kritikan, Ini Klarifikasi Mahfud MD

Muhadjir Effendy / liputan6


Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Penanganan Covid-19 yang tengah merebak di tanah air, diwarnai dengan pernyataan para pejabat yang “simpang siur” hingga mengundang polemik.

Salah satu yang terbaru adalah pernyataan dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy.

Akibat pernyataannya, ia menjadi sasaaran kritik dari berbagai kalangan. Sebelumnya, Muhadjir Effendy menyebut bahwa saat ini Indonesia sedang dalam situasi darurat militer dalam menangani Covid-19.

“Ini daruratnya sudah darurat militer, hanya musuhnya memang bukan militer konvensional tapi ‘pasukan’ tidak terlihat,” ujarnya saat mengunjungi Hotel University Club UGM, Yogyakarta, Jumat (16/7/2021), seperti dikutip dari liputan6.

Penggunaan istilah darurat militer untuk menggambarkan kedaruratan kesehatan di Indonesia akibat pandemi covid-19 ini disayangkan oleh sejumlah pihak.

Melalui akun twitternya, @fadlizon, Fadli Zon menilai pernyataan Muhadjir Effendy ngawur dan asal-asalan.

 

“Pernyataan ini ngawur, kok bisa mengatakan sekarang darurat militer. Mana militernya? Sirkus pernyataan ini hanya menambah daftar kurangnya konsep dan pengetahuan elementer plus koordinasi penanganan covid,” cuitnya pada Sabtu, (17/7/2021).

Baca Juga :  8 Tersangka Sindikat Nakal Pinjaman Online KSP Cinta Damai Dibekuk Polisi. Modusnya Fitnah Peminjam hingga Edit Foto Tak Senonoh

Fadli Zon menilai bahwa pernyataan Menko PMK tersebut membuktikan kurangnya koordinasi pemerintah dalam penanganan covid.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Jansen Sitindaon juga melayangkan kritik terhadap pernyataan Menko PMK tersebut.

Melalui akun twitternya ia menyatakan bahwa istilah darurat militer merupakan kalimat yang berbahaya. Ia menilai bahwa pernyataan tersebut tidak tepat.

“Keplesetnya kejauhan. Semua Menko sudah keluar dengan gaya masing-masing karena mungkin merasa sejajar. Harusnya yang mimpin ini memang Presiden/Wapres,” tulisnya melalui akun twittwr @jansen_jsp pada Jumat, (16/7/2021).

Tak hanya dari kalangan politikus, penggunaan istilah darurat militer ini juga disesalkan oleh para warganet. Salah satunya oleh akun @HarsoyoBams.”Jangan asal mengeluarkan pernyataan pak, darurat militer,” tulisnya. Hingga hari ini istilah darurat militer ini menepati urutan trending ke-8 di twitter.

Menanggapi hal tersebut Menkopolhukam Mahfud MD memberikan klarifikasi. Menurutnya darurat militernya yang dimaksud Muhadjir Effendy bukan dalam arti stipulasi hukum.

Baca Juga :  Uang Hibah Rp 2 Triliun Ternyata Bohongan, Anak Bungsu Akidi Tio Ditangkap Polisi

Ia mengatakan bahwa sekarang ada kedaruratan kesehatan sehingga militer ikut turun tangan untuk mengatasi hal tersebut.

Melalui keterangannya pada Sabtu, (17/6/2021) Mahfud Md menegaskan bahwa yang dimaksud Muhadjir Effendy dengan darurat militer itu adalah diikutsertakannya militer dalam mengatasi darurat kesehatan tersebut. Harum Ika Praningrum