JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Ratusan Baliho Puan Maharani Mulai Serbu Sragen. Merebak Hingga ke Desa-Desa, Ada yang Positif Ada yang Sensitif!

Baliho bergambar Ketua DPR RI Puan Maharani mulai merebak di Sragen salah satunya di pertigaan Pungkruk, Sidoharjo. Foto/Wardoyo


Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kemunculan baliho bergambar Ketua DPR RI Puan Maharani makin marak di wilayah Sragen.

Sejak diberitakan mulai muncul dua hari lalu, kemunculan baliho bergambar putri Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri itu kini justru makin bertambah banyak.

Pantauan JOGLOSEMARNEWS.COM , baliho besar bergambar Puan Maharani kini makin banyak terpampang di jalur-jalur jalan raya di wilayah Bumi Sukowati.

Jika sebelumnya hanya di jalur utama dan titik strategis, Kamis (15/7/2021) ini sudah makin meluas hingga jalan desa-desa. Bahkan diperkirakan jumlah baliho Puan kini sudah mencapai ratusan.

”Iya hari ini tadi di jalan desa dekat rumah saya sudah ada. Di jalan Celep Jambangan juga sudah banyak. Sepertinya baliho Mbak Puan memang mulai menyerbu Sragen. Hampir di semua pelosok kayaknya sudah dipasangi. Sejak tiga hari ini,” papar salah satu tokoh asal Masaran, Suyadi Kurniawan, Kamis (15/7/2021).

Ia memandang positif munculnya baliho Puan yang mulai marak blusukan sampai ke desa-desa itu. Meski tidak secara spesifik, kemunculan baliho Puan dalam jumlah massif itu memang sudah ditebak kemungkinan dikaitkan dengan Pilpres 2024.

Hanya, Suyadi menilai akan lebih baik jika merebaknya baliho itu diikuti dengan kehadiran tokohnya ke masyarakat. Sehingga warga bisa lebih mengenal dan sang tokoh bisa mengetahui aspirasi dan kondisi riil masyarakat di bawah.

“Bagus sih tapi baru gambarnya saja orangnya nggak. Bantuannya juga belum ada yang diterima masyarakat. Kalau bisa hadir atau mungkin perwakilannya bisa terjun ke daerah, kan bisa memahami apa kesulitan warga saat ini dan apa yang bisa dilakukan,” ujarnya.

Baca Juga :  Masih Meroket, 185 Warga Sragen Positif dan 6 Meninggal Hari Ini. Jumlah Kasus Covid-19 Tembus 13.953 dan 784 Meninggal Dunia

Lain Suyadi lain pula Arman, warga asal Sidoharjo. Ia menilai maraknya baliho Puan itu mungkin memang strategi untuk mendongkrak popularitas dan mulai menjaring ingatan warga menjelang Pilpres 2024.

Sebab biasanya kemunculan gambar tokoh menjelang agenda politik memang selalu identik dengan niatan maju sebagai kandidat.

“Sebenarnya sah-sah saja. Tapi kok kayaknya malah kelihatan berambisi. Sampai masih jauh sudah masang gambar. Karena kalau saya pribadi lihat banyak kader PDIP yang punya prestasi lebih baik. Sebut saja Pak Ganjar, Bu Risma dan lainnya. Tapi itulah namanya politik, masyarakat hanya bisa komentar kan Mas,” kata dia.

Penampakan baliho Puan Maharani di jalan desa Sepat, Masaran. Foto/Wardoyo

Perihal kemunculan baliho Puan itu, Ketua DPC PDIP Sragen, Untung Wibowo Sukowati mengaku tidak ada instruksi khusus dan baliho itu bukan dipasang oleh DPC.

Ia menyampaikan baliho-baliho itu dipasang inisiatif dari relawan. Meski demikian, ia menilai kemunculan baliho Puan itu menunjukkan bahwa PDIP memiliki kader terbaik.

“Nggak ada instruksi. Yang masang relawan. Itu menunjukkan bahwa kita punya kader terbaik (Puan Maharani),” paparnya ditemui usai menyerahkan bantuan ambulans untuk Pemkab Sragen, Selasa (13/7/2021).

Saat ditanya kemunculan baliho itu apakah bentuk dukungan terkait proyeksi Puan menuju 2024, pria yang akrab disapa Bowo itu mengatakan belum bisa menjawab dan berkomentar.

Ia hanya menyebut sejauh ini, Puan masih kader terbaik PDIP. Ihwal apakah DPC juga mendukung jika Puan yang didorong maju Pilpres, Bowo lagi-lagi hanya menyampaikan jika Puan adalah kader terbaik PDIP dan punya potensi.

Baca Juga :  Polemik TPA Tanggan, Kepala DLH Sragen Sebut Sudah Usulkan Revitalisasi dan Pembangunan IPLT ke Bupati. Soal Kompensasi, Ini Jawabannya!

“Saya nggak paham karena kami DPC nggak masang. Tapikan kayaknya ada tulisannya Mbak Agustina Wilujeng, tanya beliau saja jangan tanya ke saya. Tapi menurut kami beliau (Puan) kader terbaik, yang dimiliki partai dan punya potensi. Sangat potensi,” kata dia.

Soal jika nanti akhirnya memang Puan yang dicalonkan PDIP, Bowo menegaskan apapun perintah partai, DPC siap untuk tidak berpaling alias tegak lurus.

“Kami perintah apapun, kami siap menjalankan perintah partai. Tegak lurus,” tegasnya.

Senada, Sekretaris DPC PDIP sekaligus Ketua DPRD Sragen, Suparno juga mengaku tidak memerintahkan pemasangan baliho Puan. Menurutnya baliho itu muncul dari relawan.

Soal jika nanti Puan yang direkomendasi DPP untuk maju Pilpres, ia juga menyebut namanya perintah partai, tidak ada kata lain bagi struktur untuk tidak siap.

“Apapun perintah partai, namanya struktur ya harus siap. Tegak lurus,” tandasnya. Wardoyo