JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Sempat Viral Nasional, Ini Fakta Pencapaian Vaksinasi Covid-19 di Desa Jenar Sragen. Kapolres: “Luar Biasa Rendah!

Kades Jenar Samto (tengah) menunjukkan surat pernyataan permintaan maaf didampingi Kapolres dan Dandim Sragen, Minggu (18/7/2021). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ulah Kades Jenar yang sempat ngeyel dan menolak menjalankan aturan pemerintah untuk pencegahan Covid-19 dan sempat viral hingga nasional lewat balihonya, ternyata berdampak signifikan terhadap ketaatan warganya.

Salah satunya terkait kepatuhan warga menjalani program vaksinasi covid-19. Data yang dilansir Polres mencatat dari sekitar 3.000 warga di desa itu, ternyata baru 23 warga sudah divaksin.

“Hasil pemeriksaan beberapa saksi, Desa Jenar cukup tertinggal dalam hal vaksinasi. Capaiannya luar biasa rendah. Dari 3.000 penduduk di Desa Jenar itu hanya lebih kurang sekitar 23 saja yang sudah vaksin,” kata Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi kepada wartawan di Mapolres, kemarin.

Dari 23 warga yang sudah divaksin, 13 orang di antaranya hanya melaksanakan vaksinasi tahap satu.

Menurutnya angka itu merupakan pencapaian yang luar biasa rendah. Oleh karena pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Pemkab untuk mengakselerasi dengan maksimal setelah kasus baliho Kades terselesaikan.

Baca Juga :  Wis Angel, 60 % Warga Sragen Tak Gubris SE Menteri Agama

Kemudian pemeriksaan dari bidan desa setempat menyampaikan sudah ada beberapa kasus positif di Desa Jenar.

Bahkan sudah ada dua orang meninggal positif terkonfirmasi dengan salah satunya adalah ibu hamil.

Camat Jenar, Edy Widodo tak menampik fakta rendahnya pencapaian vaksinasi di Desa Jenar.

Namun ia memastikan sebenarnya sosialisasi terus digencarkan untuk memberikan pemahaman dan mengajak masyarakat untuk proaktif mengikuti vaksinasi.

“Besok sudah dilakukan kegiatan vaksinasi di Desa Jenar,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Rabu (22/7/2021).

Senada, Kepala Puskesmas Jenar, dr Agus PBS membenarkan capaian vaksinasi di Desa Jenar memang terbilang rendah dan baru 23 orang saja.

Menurutnya, Puskesmas bersama Muspika sudah berupaya maksimal untuk melakukan sosialisasi ke warga agar mau divaksin.

Baca Juga :  Sekda Sragen Sebut Positif Covid-19 Bukan Aib yang Harus Ditutupi. Buntut Puluhan Pasien Isoman Meninggal di Rumah, Warga Diminta Berani Jujur

“Kita sudah berusaha. Karena yang punya sasaran Muspika. Yang jelas kami tetap berusaha gencar sosialisasi ke warga. Bersama Muspika keliling. Kalau desa-desa lain rata-rata sudah 100an warga yang divaksin,” tandasnya. Wardoyo