JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Tersangka Pembakar Perangkat Desa Simo Hingga Tewas Belum Juga Tertangkap, Muncul Sayembara Berhadiah untuk Menangkap Pelaku

Foto: Waskita

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus pembakaran terhadap Muhammad Bintang Al Fatah, seorang perangkat desa di Desa/Kecamatan Simo, pada Sabtu (26/6/2021) hingga kini masih gelap. Korban pun akhirnya meninggal dunia.

Namun tersangka pelaku pembakaran, Maryono belum berhasil ditangkap. Bahkan keberadaannya juga masih gelap. Hingga kemudian muncul postingan tentang sayembara berhadiah bagi masyarakat yang bisa memberi informasi keberadaan tersangka.

Dalam postingan yang beredar di sosmed ada kop bertuliskan ‘KEPOLISIAN DAERAH JAWA TENGAH RESOR BOYOLALI’. Juga ada tersangka serta identitas plus foto tersangka. Juga terdapat keterangan ‘info positif Rp 5 juta’.

Postingan tersebut dengan tulisan ‘DPO yang satu ini sampai sekarang belum ketemu (sdh 21 hari), Monggo siapa saja boleh ikut sayembara ini dengan kronologi telah membakar tubuh kakak saya (Muh. bintang Al Fatah (Kadus Simo)  sampai dirawat di RSUD Simo 5 hari kemudian Kakak saya meninggal dunia. Tlg teman-teman FB utk bantu posting’.

Baca Juga :  500 Pedagang Pasar Sunggingan, Boyolali Divaksin Covid-19

Postingan tersebut dibagikan ke grup Facebook Info Simo Raya (ISR) oleh akun Facebook bernama Istii. Terkait postingan itu, Kanit Reskrim Polsek Simo, Aiptu Budiarto mengakui, dirinya yang sengaja membuat sayembara.

“Yaitu agar masyarakat dapat memberikan informasi terhadap tersangka yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” ujar  Budi, Minggu (18/7/2021).

Dalam sayembara pertama masyarakat yang dapat memberikan informasi keberadaan tersangka bakal diberikan imbalan Rp 3 juta. Imbalan kemudian dinaikkan menjadi Rp 5 juta.

“Memang, proses pencarian tersangka mengalami kendala,” ujarnya.

Pasalnya, tersangka melarikan diri tanpa membawa alat komunikasi modern seperti ponsel. Apalagi tersangka sudah berpengalaman  hidup merantau. Diharapkan, masyarakat yang mengetahui informasi tersangka, bisa menghubungi dirinya atau kepolisan setempat. Waskita