JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Guru Honorer di Sragen dan Karanganyar Rame-Rame Curhat DPR RI, Berharap Afirmasi untuk Lolos PPPK. Agustina: Minggu Ini Dibahas Semoga Ada Kabar Baik!

Agustina Wiludjeng Pramestuti. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Proses seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) atau P3K bagi guru honorer, menyisakan cerita pilu.

Tingginya passing grade serta materi ujian yang dinilai tidak relevan, membuat banyak honorer gagal mencapai passing grade.

Mereka pun berharap ada kebijakan tambahan nilai afirmasi dan dispensasi lain agar bisa lulus seleksi.

Keluhan itu dilontarkan sebagian besar honorer yang berusia di atas 40 tahun. Padahal mayoritas sudah mengabdi belasan hingga puluhan tahun dengan honor jauh dari kata layak.

Advertisement

“Iya, kami mendapat banyak sekali pengaduan, baik sebagai pribadi, partai maupun di komisi soal seleksi PPPK dari guru honorer,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (20/9/2021).

Baca Juga :  1.000 Warga Sragen Barat Antusias Ikuti Serbuan Vaksinasi Kerjasama Kodim dan Yayasan Tunas Amaliah. Bimo: Semoga Pandemi Segera Berakhir
Tangkapan layar unggahan foto guru honorer berusia tua kesulitan mengerjakan tes PPPK. Foto/Wardoyo

Legislator Dapil Jateng IV itu menguraikan sebagian besar guru honorer itu mengeluhkan karena tidak mendapat perhatian terutama honor yang minim.

Kemudian pengabdian belasan hingga puluhan tahun yang mereka jalani tidak segera memberikan kejelasan nasib lantaran tak segera diangkat menjadi pegawai negeri atau pegawai tetap.

Lantas, pada seleksi PPPK kali ini, banyak honorer berusia tua yang mengadu materi ujian terlalu sulit dan tidak relevan sehingga gagal mencapai passing grade.

“Kegagalan untuk bisa lolos passing grade dan seleksi, membuat mereka ingin mendapatkan afirmasi tambahan dari masa pengabdian atau karena telah memiliki sertifikasi. Namun setelah tes dan tetap tidak memenuhi passing grade, para guru honorer ini meminta tambahan nilai afirmasi. Keluhan lain soal-soal tesnya terlalu sulit,” jelas Wakil Ketua Komisi X DPR RI itu.

Baca Juga :  Kebakaran Rumah di Plupuh Sragen Saat Hujan Deras Melanda. Api Berkobar Saat Mbah Parinem Sedang Salat

Rapat Koordinasi

Menurutnya, keluhan itu tidak hanya terjadi di Sragen dan Karanganyar. Namun hampir menyeluruh di semua daerah.

Karenanya, panitia kerja (Panja) di DPR RI dan komisinya sudah berinisiatif untuk mengagendakan rapat dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Dirjen GTK. Rapat itu digelar pekan ini.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua