JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Insentif Tenaga Kesehatan untuk Penanganan Covid-19 Sragen Sedot Rp 32 M. Sudah Cair Januari-Juli, BPKPD Sebut Tak Ada yang Mencurigakan

Dwiyanto. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemkab Sragen mengklaim dana refocusing untuk penanganan Covid-19 tahun 2021 sudah dicairkan sesuai aturan.

Anggaran insentif untuk tenaga kesehatan (Nakes) menyedot porsi paling banyak dengan angka mencapai Rp 32 miliar selama setahun.

Sekda Sragen, Tatag Prabawanto mengatakan hasil refocusing anggaran pada APBD 2021 di Sragen mencapai Rp 79 miliar.

Kebijakan itu terbukukan di APBD 2021. Sejauh ini, dana yang sudah dipakai sekitar 25 persen.

Baca Juga :  Keren, Siswi SMK Citra Medika Sragen Ciptakan Alat Terapi Otot dan Syaraf Elektrik. Cukup 20 Menit, Pegal Hilang, Kolesterol hingga Asam Urat Langsung Berkurang

“Pemakaiannya di OPD. Misalnya kebutuhan isolasi terpusat di Technopark masuk anggaran Dinas Kesehatan dan sejumlah OPD lainnya. Lalu juga pengadaan obat-obatan. Tapi ada sedikit kendala pengadaan sekarang karena obatnya belum datang-datang juga,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM .

Porsi paling banyak pemakaian dana refocusing pada pembayaran insentif tenaga kesehatan (nakes).

Tatag mengatakan insentif itu sempat dibiayai pemerintah pusat, namun kemudian dialihkan menjadi beban daerah pada 2021 dan dua bulan terakhir di 2020.

Baca Juga :  Kecelakaan Tragis Sekeluarga Bawa Bayi 9 Bulan Gasak Dump Truk di Kalijambe Sragen

“November-Desember 2020, insentif nakes dibayar daerah. Sekarang kita menganggarkannya Rp 32 miliar pada 2021. Pembayaran insentif nakes Januari-Desember,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskan, untuk refocusing anggaran tahun ini dinilai ideal. Pada tahun lalu, hasil refocusing Rp 104 miliar hanya terserap Rp 39 miliar.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua