Beranda Umum Nasional Menko Airlangga: Pemerintah Segera Cairkan Bantuan Tunai untuk PKL dan Warung

Menko Airlangga: Pemerintah Segera Cairkan Bantuan Tunai untuk PKL dan Warung

Airlangga Hartarto / Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM Kabar gembira bagi para pedagang kaki lima (PKL) dan warung. Pasalnya, Pemerintah bakal segera mencairkan Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki lima dan Warung (BT-PKLW).

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang (Menko) Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam jumpa pers perpanjangan masa PPKM pada Senin (6/9/2021) malam.

Airlangga yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) itu mengatakan, BT-PKLW yang menjadi bagian dari Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akan diberikan kepada satu juta PKL dan pemilik warung, masing-masing sebesar Rp 1,2 juta.

“Bantuan tunai untuk PKL, warung, ataupun Warteg ini diberikan kepada satu juta PKL dan pemilik warung yang diberikan dana Rp 1,2 juta melalui TNI-Polri. Ini akan segera dijalankan,” ujar Airlangga dilansir laman Sekretariat Kabinet pada Selasa (7/9/2021).

Baca Juga :  Waspada! BPOM Bongkar 41 Jamu Mengandung Bahan Kimia Berbahaya

Airlangga menambahkan, PKL dan warung yang akan menerima bantuan adalah mereka yang lokasi usahanya berada di daerah PPKM Level 3 atau Level 4, serta bukan penerima Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM).

“Penerima bantuan adalah bukan penerima BPUM dan lokasi usahanya di PPKM Level 3 dan 4. Bantuan ini segera dijalankan karena seluruh regulasinya sudah lengkap,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Koordinator PPKM wilayah luar Pulau Jawa-Bali ini juga memaparkan mengenai realisasi Program Perlindungan Sosial (Perlinsos).

Ketua Umum Partai Golkar itu menyebutkan, anggaran Kartu Prakerja pada tahun 2021 telah terealisasi sebesar Rp 6,82 triliun yang disalurkan bagi 4,3 juta penerima.

Baca Juga :  72,8 Persen Publik Puas MBG, Namun Keraguan soal Mutu dan Korupsi Menguat

Sedangkan untuk Kartu Prakerja batch 19, hingga 4 September 2021 telah terdaftar sebanyak 3,9 juta orang. Suhamdani

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.