JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Mobil Muazin Masjid Kauman Sragen Dibakar Sebelum Subuh. Korban Ternyata Masih Sempat Melanjutkan Salat Subuh Sebelum Lapor Polisi

Kondisi mobil Muadzin Masjid Kauman yang dibakar di halaman Masjid Kauman. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Warga Kampung Kauman, Kelurahan Sragen Wetan, Sragen, digegerkan dengan aksi pembakaran mobil di halaman Masjid Kauman.

Mobil milik pensiunan PNS, Khumaidi (60) warga Kampung Kauman RT 028 / 08, Kelurahan Sragen Wetan, Kecamatan Sragen, dibakar tetangganya sendiri.

Belakangan, pemilik mobil itu selain diketahui sebagai jemaah, juga sering mengumandangkan adzan atau Muazin di masjid kedua terbesar di Sragen itu.

Mobil jenis Mitsubishi Colt T 1200 SS bernopol AD 8552 MA milik Khomaidi dibakar oleh Ahmad Nuryanto (52) alias Nanto tetangga dekat korban.

Aksi pembakaran dilakukan saat mobil itu diparkir di halaman Masjid Kauman pada Sabtu (25/8/2021) dinihari pukul 03.30 WIB atau sebelum salat subuh.

Baca Juga :  Kena Gerebek Polisi, Bos Anjing Asal Sragen Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar

Dari kronologis yang disampaikan kepolisian, aksi pembakaran dilakukan tersangka Nanto sebelum subuh. Korban baru tahu ketika dia hendak ke masjid Kauman untuk adzan sekira pukul 03.30 WIB.

Namun saat keluar rumah, ia kaget mendapati mobil warna abu-abu miliknya sudah dalam keadaan hangus terbakar di halaman Masjid Kauman.

Meski mendapati mobilnya hangus terbakar, korban masih lanjut melakukan sholat subuh. Setelah selesai melakukan sholat subuh korban sekira pukul 04.30 WIB korban keluar dari Masjid Kauman dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Sragen.

Baca Juga :  Malam-Malam Beraksi, Maling Bonsai Rame-Rame Dibekuk Warga di Sambirejo Sragen. Modusnya Bukan Modus Biasa

Aksi pembakaran terungkap saat digelar konferensi pers di Mapolres, Senin (27/9/2021) pagi. Konferensi pers dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Yuswanto Ardi.

“Aksi pembakaran mobil di halaman masjid Kauman ini dilakukan oleh tersangka AN secara sadar. Motifnya karena alasan pribadi dan tidak ada pihak manapun atau siapapun yang memerintah,” papar Kapolres kepada wartawan.

Kapolres menegaskan bahwa insiden pembakaran itu tidak terkait peristiwa di daerah lain di manapun dan kapan pun.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua