JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Pancasila Jangan Hanya Sebatas Slogan

Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM Pancasila seharusnya tidak hanya sebatas slogan, namun harus dijiwai secara substansial dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Hal itu ditegaskan oleh Ketua Pusat Studi Agama dan Perdamaian (PSAP) Surakarta, Dr H Anas Aijudin, S.Sos.l., M.Hum saat menjadi salah satu pemateri dalam Webinar Nasional Pancasila dan Tantangan Demokrasi di Era Pandemi, Jumat (24/9/2021).

Dua narsumber lain adalah Muchamad Nabil Haroen, S.Sos.I, S.Pd., M.Hum selaku anggota DPR RI dan Prof Dr Leo Agung S, M.Pd  sebagai Kepala PSPP UNS Surakarta, dengan moderator Dadan Adi Kurniawan, S.Pd, MA .

Baca Juga :  Info Promo Alfamart, Indomaret, dan Superindo Hingga 24 Oktober 2021. Saatnya Serbu Diskon, Slur!

Lebih lanjut Anas menjelaskan, bahwa Pancasila harus dijadikan dasar bertindak dan berperilaku sehari-hari dan tidak hanya sebagai slogan yang sekadar dihafal saja.

Advertisement

Seperti dikutip dalam rilisnya ke Joglosemarnews, Kepala PSPP UNS, Prof Dr Leo Agung mengatakan, Pancasila dan demokrasi bangsa Indonesia sudah mendapat tantangan sejak zaman awal kemerdekaan.

Baca Juga :  Kasus Nonbar di Mojosongo Solo Masuk Tahap Penyidikan, Namun Polisi Belum Tetapkan Tersangka, Kok Bisa?

Dalam sejarahnya yang panjang, tantangan itu selalu hadir, baik masa awal kemerdekaan, masa Orde Lama, Orde Baru, masa Reformasi, hingga masa pandemi Covid-19 ini.

Terkait problematika masa pandemi, pemerintah bersama pihak-pihak bertanggung jawab, harus mendesain pola-pola sosialisasi dan edukasi yang berbeda.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua