JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Tolak Divaksin, Sejumlah Guru PNS di Karanganyar Bakal Dibina. Berdalih Alasan Keyakinan

Ilustrasi vaksinasi massal di Tanjung Emas Semarang. Foto/Humas Polda

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sejumlah guru PNS di Karanganyar dikabarkan menolak untuk divaksin. Mereka bersikukuh tak mau divaksin karena alasan keyakinan.

Sikap itu pun tak pelak disayangkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat. Mereka bakal dilakukan pembinaan karena vaksinasi bagi guru dan abdi negara pada prinsipnya adalah prioritas.

Hal itu disampaikan Kepala Disdikbud Karanganyar, Tarsa, Rabu (1/9/2021). Ia mengatakan ada beberapa PNS guru yang memang menolak divaksin.

Baca Juga :  Soal Pencalonan Ilyas Akbar Almadani, Bagus Selo:  DPC PDIP Seribu Persen Calonkan Bupati Karanganyar 2024

Penolakan ditunjukkan dengan melayangkan surat pernyataan perihal penolakan divaksin.

Advertisement

Namun ia memastikan jumlah guru PNS yang menolak itu memang tidak seberapa jika dibanding dengan jumlah guru PNS di Karanganyar yang mencapai 9000 orang.

“Tidak sampai belasan orang. Ada surat pernyataan penolakan juga,” paparnya kepada wartawan.

Tarsa menyampaikan pihaknya tak akan tinggal diam. Sebab jika dibiarkan, sikap PNS menolak itu dikhawatirkan bisa menulari yang lain.

Baca Juga :  Tepis Anggapan Safari Politik Diskriminatif, DPD Golkar Karanganyar: Hanya Soal Waktu

Karenanya pembinaan akan dilakukan terhadap mereka agar berubah pikiran untuk mau divaksin.

“Untuk itulah perlu dilakukan pembinaan khusus bagi mereka. Status mereka ASN yang seharusnya menjadi contoh mematuhi program pemerintah,” katanya.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua