JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kasus Suap Rp 11 Miliar Mantan Kapolsek Gemolong Sragen, Bunda Rita Sempat Diminta Tak Seret Wakil Ketua DPR

Bupati Kutai, Rita Widyasari. Foto/Instagram

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus suap terhadap mantan Kapolsek Gemolong Sragen sekaligus mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), AKP Stepanus Robin Pattuju menguak fakta baru.

Mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari, mengaku pernah diminta untuk tidak membawa nama Azis Syamsuddin, Wakil Ketua DPR RI.

Permintaan itu ia sampaikan ketika diperiksa oleh penyidik KPK dalam kasus dugaan main perkara Stepanus Robin Pattuju.

Rita mengatakan permintaan itu datang dari seseorang bernama Kris yang mengaku sebagai teman Azis Syamsuddin.

“Pada intinya beliau menyampaikan jangan bawa-bawa Bang Azis. Saya sampaikan, niatnya Bang Azis kan sebetulnya membantu saya Pak. Beliau bilang, jangan bawa beliau,” kata Rita di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (18/10/2021).

Baca Juga :  Bupati Penajam Paser Utara Ditangkap KPK Saat Bawa Koper Isi Rp 1 Miliar. Seret 2 Kepala Dinas, Bendara Demokrat dan Satu Rekanan Sebagai Tersangka

Selain itu, Rita juga diminta Azis mengklaim sejumlah uang yang diberikan Azis kepada Maskur Husain, pengacara yang dibawa Robin untuk mengurus perkara Rita Widyasari.

Azis disebut mentransfer uang Rp 200 juta dalam bentuk dolar kepada Maskur, namun Rita diminta untuk mengakui uang tersebut darinya.

Jaksa menanyakan tujuan pemberian uang tersebut. Rita menjawab bahwa Azis meminta Rita menganggap uang itu merupakan lawyer fee.

Baca Juga :  Namanya Mulai Mendunia, Pengusaha Muda Sragen, Alan Darma Saputra Beber 4 Kunci Sukses Jadi Pengusaha. Wajib Disimak Bagi Pemula!

“Apakah Pak Azis menyampaikan, ‘Bunda tolong kalau diperiksa KPK akui saja dolar yang dicairkan Robin Pattuju di money changer itu dari rekening Bunda’. Benar?” tanya jaksa sambil membacakan berita acara pemeriksaan.

Masih dalam BAP, jaksa menyampaikan keterangan Rita bahwa jumlah uang yang dicairkan Robin Pattuju sejumlah Rp 8 miliar. Jaksa pun mengkonfirmasi apa benar Azis memberikan Rp 8 miliar kepada Robin.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua