JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Sragen Masih Belum Bisa Level 1, Ternyata Ini Biang Keroknya!

Ilustrasi salah satu wanita ODGJ di salah satu desa di Sragen diberi uang setelah mau divaksin untuk menggenjot capaian vaksinasi di Sragen. Sayangnya upaya keras Pemkab Sragen untuk menaikkan capaian vaksinasi belum bisa menurunkan status dari level 2 karena masih ada daerah yang vaksinasinya belum memenuhi persentase. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kabupaten Sragen masih belum bisa beranjak dari status level 2 PPKM.

Meski angka kasus positif sudah menurun drastis, keterisian bed rumah sakit juga mulai sepi dan vaksinasi tinggi, namun hingga kini Sragen belum bisa naik ke level 1.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sragen, Tatag Prabawanto mengatakan status Sragen saat ini masih berada di level 2. Hal itu karena status secara aglomerasi di Soloraya masih berada di level 2.

Baca Juga :  Beli Paket Obat dari Shopee Seharga Rp 998.000, Pemuda asal Sragen Ditangkap Polisi. Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Menurutnya meski capaian vaksin sudah di atas 70 persen dan angka kasus sangat minim, Sragen masih belum bisa naik ke level 1.

Masih adanya daerah di Soloraya yang capaian vaksinasinya di bawah 70 persen menjadi pemicu secara aglomerasi akhirnya Soloraya masih level 2.

Baca Juga :  Galian C Ilegal di Sragen Merajalela, Komisi III DPRD Desak DLH dan DPUPR Berani Tegas. Penambangan di Kedawung Langsung Ditutup Sebelum Disidak

“Sragen masih level 2. Belum bisa turun ke level 1 karena secara aglomerasi ada daerah yang belum memenuhi syarat sehingga semua belum bisa level 1. Capaian vaksinasi daerah itu masih di bawah,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Kamis (21/10/2021).

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua