
KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar, Dr. H. Muh Samsuri mengingatkan lagi sejarah pendirian dan tujuan Rumah Sakit PKU yang dulu bernama PKO, termasuk RS PKU Muhammadiyah Karanganyar.
Yakni, di samping menjaga profesionalisme dan mutu pelayanan juga harus memberikan ruang pada kaum duafa.
Artinya, meski di satu sisi tuntutan pelayanan profesional itu sifatnya wajib, namun RS PKU Karanganyar juga harus memberikan pelayanan prima pada kaum duafa termasuk memberikan bantuan keringanan biaya secara selektif.
“Harus dipahami antara sejarah dan tuntutan profesional, RS PKU tidak boleh hilang arah sebagai penolong kesengsaraan umum yang digagas oleh tokoh Muhammadiyah, Alm KH Syuja,” tandas Dr. Muh Samsuri kepada JOGLOSEMARNEWS.COM disela acara pembinaan karyawan RS PKU Karanganyar, Selasa (2/11/2021).
Samsuri, panggilan akrabnya, menjelaskan sejarah pendirian PKU pada 1920 di Yogyakarta yang didasarkan pada bagaimana memikirkan kesehatan umat Islam terutama kaum miskin sehingga selanjutnya jika kesehatannya baik maka langkah dakwahnya juga lancar.
Untuk itulah, Samsuri memberikan apresiasi besar pada RS PKU Muhammadiyah Karanganyar yang secara riil terus meningkatkan profesionalisme hingga berhasil membuat gedung baru untuk poliklinik dan rawat inap dengan konsep melekat memberikan pelayanan memadai pada pasien miskin kelas 3.
“Penerjemahan pelayanan untuk duafa itu ternyata sudah teraplikasi sejak RS PKU Muhammadiyah Karanganyar berdiri Tahun 1996 hingga perkembangan terkini masih berspirit pada gagasan Alm KH Syuja,” ungkapnya.
Sebagai informasi, gedung baru RS PKU Karanganyar tampil beda yakni untuk kelas III eksklusif dengan kamar mewah dan ber-AC serta kamar mandi dalam. Tentu saja ini beda dengan yang lain padahal kelas 3 identik dengan pasien miskin namun layanan di RS PKU Karanganyar tetap mewah.
Sementara itu Sekretaris PDM Karanganyar Sarilan M. Ali menuturkan konsep memuliakan duafa terutama pelayanan kesehatan sudah menjadi motto RS PKU Karanganyar ditengah tumbuh pesatnya rumah sakit tersebut.
“Ruh RS PKU itu adalah pemberdayaan kesehatan umat sehingga walau sudah besar maka pelayanan terhadap kaum duafa tetap mendapat prioritas,” ujarnya. Beni Indra
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














