JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Nekat Gelar PTM Penuh, Satu SD Swasta di Sragen Kota Disemprit Dinas. Wali Murid Diminta Sabar Nunggu Turun Level

Ilustrasi penerapan disiplin protokol kesehatan di lingkungan sekolah. Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sragen memberikan pembinaan dan imbauan kepada salah satu sekolah dasar swasta berlabel SD Islam Terpadu di Sragen Kota.

Pasalnya sekolah itu nekat mengelar pembelajaran tatap muka (PTM) secara penuh dengan membolehkan semua siswa masuk.

Padahal, saat ini Sragen masih level 2 dan penerapan PTM masih bersifat terbatas untuk separuh dari jumlah siswa per kelas atau rombongan belajar (Rombel).

Baca Juga :  Jalur Lubang Maut di Sumberlawang-Tanon Dekat SMPN 1 Tanon Kembali Makan Korban. 2 Truk Terjebak Beruntun Pagi Ini, Bikin Macet Arus Lalu Lintas

Aksi nekat PTK penuh itu mencuat ketika ada laporan lisan masuk ke Disdikbud. Dalam laporan itu, disebutkan SDIT tersebut beralasan nekat memasukkan semua siswa sejak awal pekan ini atau Senin (1/11/2021).

Pihak sekolah berdalih karena desakan wali murid atau orang tua. Dinas pun langsung menindaklanjuti dengan menggelar pengecekan atau sidak ke sekolah tersebut.

Pihak dinas memperingatkan sekolah untuk menaati aturan PTM terbatas. Namun tidak ada sanksi apapun yang diberikan ke sekolah itu.

Baca Juga :  Kecelakaan Mobil VS Motor di Pertigaan Masjid Raya Sragen, Satu Korban Kritis, Satunya Luka-Luka

“Iya, kemarin kita dapat laporan lisan. Langsung kami tindaklanjuti dengan mengecek langsung. Alasan pihak sekolah, didesak wali murid. Wali murid fikirnya sudah PTM penuh, padahal belum. Makanya kita beri penjelasan sabar dulu,” papar Kabid Pembinaan Sekolah Dasar Disdikbud Sragen, Sudarto kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Selasa (2/11/2021).

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua