JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Diinisiasi Pihak Sekolah, 184 Siswa SMKN 1 Mojosongo Jalani Swab Antigen

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM –  Meski seluruh warga sekolah telah divaksin, namun kewaspadaan pada ancaman Covid-19 tetap dilakukan.

Untuk itulah, SMKN 1 Mojosongo bekerjasama dengan Puskesmas setempat  melakukan rapid test pada siswa, guru dan karyawan.

“Swab antigen ini digelar secara acak selama empat hari, Senin (15/11/2021) hingga Kamis (18/11/2021). Selama dua hari pelaksanaan, hasil rapid test semua negatif,” ujar Kepala SMKN 1 Mojosongo, Kamaruddin, Rabu (17/11/2021).

Baca Juga :  Melongok Wahyu Merapi Pacul Goweng, Tata Rias Pengantin Khas Boyolali. Sudah Ada Sejak Masa Perang Diponegoro

Dijelaskan, ada 50 orang yang menjalani swab antigen per harinya. Terdiri dari 46 siswa, 1 karyawan dan tiga guru. Peserta diambil secara sampling dengan jumlah 10 persen dari jumlah warga sekolah.
“Ini sebagai langkah evaluasi sekolah pada pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.”

Pihaknya bakal menggelar swab antigen secara berkala tiap bulannya. Dia ingin mengetahui kondisi siswa dan guru selama PTM terbatas digelar. Selain itu, hasil swab antigen juga menjadi bank data sekolah.

Baca Juga :  Maling Nekat, Bobol Tiga Ruko di Jelok, Boyolali, Uang Jutaan Rupiah dan CCTV Ikut Disikat

“Jika hasilnya negatif semua maka sekolah akan mengajukan penambahan jam belajar dan siswa ke Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan V Jawa Tengah (Jateng).”

Pasalnya, saat ini baru 50 persen dari total 1.842 siswa yang masuk. Sedangkan SMKN 1 Mojosongo memiliki 9 kompetensi keahlian dengan kelas praktikum.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua