JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Fatwa MUI Tegaskan Haram Hukumnya Menunda Bayar Hutang dan Menagih dengan Ancaman Fisik

Jumadi saat menunjukkan tulisan di tembok rumahnya yang berisikan penawaran untuk dijual karena terlilit hutang rentenir. Foto/Wardoyo

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM
Ijtima Ulama Komisi Fatwa MUI menyatakan menunda membayar hutang jika sudah mampu adalah haram. Begitu pun menagih dengan mengancam fisik juga tak dianjurkan dalam agama.

Baca Juga :  Mahfud MD Bilang 491 ASN Kemenkeu Diduga Terlibat Pencucian Uang Rp 349 T, Ini Kata Sri Mulyani

Hal itu terungkap dari Fatwa MUI terkait pinjaman online yang belakangan ramai menjadi sorotan.

Dalam fatwa tersebut, ijtima ulama MUI menyatakan pada dasarnya perbuatan pinjam-meminjam atau utang-piutang merupakan bentuk akad tabarru’ (kebajikan) atas dasar tolong-menolong yang dianjurkan.

Baca Juga :  Jumlah Aduan Terkait Tata Kelola Kemenkeu  Cenderung Naik Dalam 3 Tahun Belakangan, 2023 Terungkap Ada 806 Aduan

Namun, sejauh prinsip itu tidak bertentangan dengan nilai-nilai syariah.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com