JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kena Gerebek Polisi, Bos Anjing Asal Sragen Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar

Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan saat menghadirkan tersangka perdagangan anjing liar asal Sragen, GTS yang digerebek saat hendak memperdagangkan anjing-anjing dari Jawa Barat. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Seorang warga Gemolong, Sragen berinisial GTS (40) digerebek dan ditangkap polisi di Sukoharjo.

Pasalnya, pria itu diduga menjadi pelaku perdagangan anjing liar untuk konsumsi. GTS dibekuk melalui penggerebekan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan.

GTS kini diamankan di Mapolres Sukoharjo dan terancam hukuman 5 tahun penjara atau denda maksimal Rp 1 miliar.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , mengatakan atas perbuatannya, tersangka GTS dijerat dengan dugaan telah melakukan tindak pidana setiap orang yang mengeluarkan dan/atau memasukkan hewan, produk hewan atau media pembawa penyakit hewan lainnya kedalam wilayah bebas dari wilayah tertular atau terduga tertular.

Baca Juga :  Usai Viral, Simak Harga Tiket Terbaru Masuk New Gunung Kemukus Sragen. Pengunjung Sebut Masih Sangat Merakyat!

Tersangka dijerat dengan Pasal 89 ayat (2) UU RI no 41 tahun 2014 tentang perubahan undang undang Nomor 18 tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

“Ancaman hukumannya dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun dan atau denda paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah),” papar Kapolres, Jumat (26/11/2021).

Baca Juga :  Terekam CCTV ETLE, 763 Pengendara di Sukoharjo Harus Pasrah Dapat Surat Tilang Polisi. Siap-Siap Saja Bayar Denda!

GTS ditangkap melalui penggerebekan yang dilakukan tim Polres Sukoharjo usai berkoordinasi sama dengan Komunitas Dog Meat Free Indonesia (DMFI) terkait jaringan perdagangan anjing untuk konsumsi.

Sebanyak 53 ekor anjing berhasil diselamatkan dari sebuah tempat pengepul di wilayah Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.

AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengatakan, dari operasi penggerebekan ini, polisi mengamankan GTS (40), seorang warga Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua