JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Mau Tahu Syarat Masuk Waduk Gajah Mungkur Wonogiri? Ini Lengkapnya, Bocil Sudah Boleh Diajak Loh Bun

Sejumlah penumpang menaiki perahu wisata di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri. Joglosemarnews.com/Aris Arianto

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Bosan di rumah terus, pengin refreshing? Inilah saatnya memenuhi hasrat plesiran.

Tidak perlu jauh-jauh, dekat-dekat saja ada kok destinasi wisata yang dijamin ciamik. Dijamin puas dan murah, lokasinya tak jauh dari Kota Solo, tidak sampai 40 kilometer arah selatan.

Ya destinasi wisata yang dimaksud adalah Waduk Gajah Mungkur Wonogiri. Waduk itu kini telah dibuka kembali bagi pengunjung. Sebelumnya ditutup saat pandemi COVID-19 melanda.

Yang namanya waduk, wahana andalan adalah wisata air. Namun di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, ada wahana lainnya. Seperti taman satwa, maupun wisata kuliner hingga pusat oleh-oleh khas Kota Gaplek.

Baca Juga :  Miris, Pelaku Pencurian Motor Yamaha Jupiter MX di Joho Jatisrono Wonogiri Ternyata Masih Siswa SMP 14 Tahun

Semua wahana itu ada dalam satu komplek. Lokasi wahana satu dengan lainnya juga berdekatan. Jadi tunggu apa lagi, plesiran kuy.

Akhirnya, Pemkab Wonogiri sudah membuka kembali obyek wisata kendati masih dalam suasana pandemi COVID-19. Namun demikian ada sejumlah persyaratan untuk bisa masuk ke destinasi andalan Kota Gaplek tersebut.

Ini tentunya menjadi kabar gembira bagi siapapun yang sudah kangen pengin berwisata. Nah salah satu obyek wisata yang dibuka adalah Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri.

Asyiknya lagi, anak-anak boleh dibawa masuk kawasan obyek wisata WGM loh gaes. Tapi tentu saja harus dengan pendampingan orang tua.

Baca Juga :  Innalillahi, Bocah 7 Tahun Tewas Kesetrum Listrik di Jetis Kidul Desa Bero Manyaran Wonogiri

Selain itu perlu diingat bahwa ada sejumlah persyaratan harus ditaati saat berada di komplek WGM Wonogiri. Syarat apa saja itu? Kita simak bersama kuy.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Obyek Wisata Wonogiri Pardianto mengatakan pihaknya melakukan uji coba pembukaan objek wisata sejak Senin (8/11) lalu. Itu dilakukan sebagai tindak lanjut Instruksi Bupati tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sudah membolehkan dibukanya tempat wisata.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua