JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Begini Cara dan Permasalahan dalam Pencegahan dan Penanggulangan Kasus HIV/AIDS di Wonogiri

HIV/AIDS
Sekretaris KPA Wonogiri, Suprio Heryanto. Foto : istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM
Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Wonogiri, Suprio Heryanto mengatakan sejumlah upaya pencegahan, pengendalian, dan penanggulangan HIV/AIDS di Wonogiri.

Namun dalam upaya itu ada pula kendala yang dijumpai. Terutama seputar permasalahan sosial.

Suprio menyebutkan, upaya yang dilakukan untuk mengendalikan adalah dengan mensinergikan Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Gajah Mungkur yang berperan mendampingi ODHA dan menjangkau kelompok rentan. Selanjutnya dengan Yayasan Mitra Alam yang berperan menjangkau kelompok rentan, Organisasi Perangkat Daerah terkait, dan pemberdayaan warga peduli AIDS (WPA).

Baca Juga :  Mungkinkah Serapan Dana Desa di Wonogiri Bisa 100 Persen? Ingat! 40 Persen Dana Desa Digunakan untuk BLT DD

“HIV/AIDS itu yang paling banyak adalah permasalahan sosial. Kalau mengenai pelayanan kesehatan semua sudah siap. Masalah sosial berupa stigma dan diskriminasi,” beber dia, Rabu (1/12/2021).

Dia menjelaskan ada ODHA laki-laki dewasa dengan tuberkulosis yang tinggal bersama keluarganya namun bukan orang tua kandung. Petugas KDS merawat ODHA dengan kondisi lemah itu supaya mendapatkan akses kesehatan dan pemantauan kesehatan.

Baca Juga :  Perjuangan Atlet Tenis Asli Wonogiri Amellia Putri Tennizya Vesty, Berbekal Mie Ayam dan Kekurangan Ongkos Bus Sukses Rebut Juara 1 Kejurnas Yayuk Basuki Plus Sabet 40 Penghargaan dan Piala

Namun, kata dia, masyarakat atau tetangga salah satu KDS tersebut tidak mau menerima ODHA sehingga ODHA dikembalikan kepada keluarga. Masalah sosial memang sulit. Intervensi HIV/AIDS ini harus intervensi dengan kerja bareng, kalau KPA sendiri tidak bisa.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua