JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Perhatian, Perayaan Natal di Sragen Diwajibkan Sederhana. Bupati: Tak Ada Perayaan Tahun Baru, Alun-alun Harus Steril!

Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemkab Sragen merekomendasi perayaan natal tahun 2021 ini digelar secara sederhana.

Begitu pula perayaan malam Tahun Baru 2022 juga diharapkan tidak ada keramaian atau kerumunan seperti biasanya.

Hal itu disampaikan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat memberi pengarahan di acara Sosialisasi Penanganan Gangguan Keamanan Daerah dalam Menghadapi Natal dan Tahun Baru di Gedung Kartini Sragen, Rabu (1/12/2021).

Baca Juga :  Waspada Omicron, Satu Warga Sragen Positif Terkonfirmasi Covid-19. DKK Masih Tunggu Hasil WGS!

Bupati mengatakan pengetatan kegiatan masyarakat itu dilakukan untuk mengantisipasi ancaman baru gelombang Covid-19 varian baru Omicron yang saat ini merebak di Afrika.

Karenanya selama penerapan kebijakan PPKM level 3 menjelang Natal dan Tahun Baru, Sragen juga akan melakukan pembatasan kegiatan masyarakat.

Baca Juga :  Rekor Baru, New Kemukus Sragen Catat Kunjungan Tertinggi Tadi Malam. Rombongannya dari Ponpes Magelang, Pengelola Sampai Kepyoh

“Sekarang ada varian baru Omicron.
Gejalanya jauh berbeda. Gejala mungkin hanya ringan, kalau sebelumnya kan pakai anosmia. Makanya kita harus waspada jangan sampai varian baru ini asuk ke Sragen dan Indonesia,” paparnya.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua