JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

PKL SDN 4 Resah, Kepala Satpol PP Sragen Angkat Bicara. Ungkap 3 Alasan Utama Penggusuran!

Kasat Pol PP, Agus Winarno. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Mencuatnya keluhan para pedagang kaki lima (PKL) di depan SDN 4 Sragen karena digusur tiga hari lalu, mendapat tanggapan dari Satpol PP.

Kepala Satpol PP Sragen, Agus Winarno mengatakan penertiban PKL di depan SDN 4 Sragen itu dilakukan atas dasar berbagai pertimbangan.

Ia menyebut ada 3 alasan utama yang membuat penertiban PKL di depan SDN 4 terpaksa dilakukan.

“Alasan pertama, banyak laporan masyarakat bahwa di lokasi itu jika jam pulang sekolah selama PTM banyak orangtua penjemput yang kesulitan parkir karena bahu jalannya berderet-deret ditempati PKL,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Sabtu (22/1/2022).

Baca Juga :  Habiskan Rp 33 M, RSUD Sukowati Tangen Diresmikan Pas Ulang Tahun Bupati. DPRD Berharap Bawa Multiplier Effect

Alasan kedua, menurutnya kondisi itu sudah dikoordinasikan dengan Kasek SDN 4 untuk menindaklanjuti masukan masyarakat tersebut.

Bahwa di lokasi tempat mangkal para PKL di depan SDN 4 itu badan jalannya relatif sempit sehingga rawan terjadi keruwetan saat jam-jam sibuk orangtua menjemput siswa.

“Karena kondisi di situ (depan SDN 4) badan jalannya relatif sempit. Sementara jalurnya satu arah. Jadi kadang agak crowded,” jelasnya.

Alasan berikutnya, penertiban juga mengacu Perda No 7/2014. Di mana PKL tidak boleh berjualan di bahu jalan.

Atas pertimbangan-pertimbangan tersebut, pihaknya memutuskan untuk sementara menggeser semua PKL di depan SDN 4 ke sisi barat yang bahu jalannya relatif lebih lebar.

Baca Juga :  Dari Buku Mustika Rasa Bung Karno, Ini Cara Ketua DPC PDIP Sragen Ajak Masyarakat Konsumsi Ikan

Hal itu dilakukan untuk menghindari kemacetan dan keruwetan yang selama ini banyak dikeluhkan orangtua penjemput maupun pengendara yang melintas di depan SDN 4.

“Karena yang berkepentingan di situ tidak hanya penjemput, tapi juga pengguna jalan yang melintas baik dari arah selatan Jalan Setiabudi maupun dari arah barat Pasar Bunder. Apalagi jalurnya satu arah. Merujuk pada fungsinya, trotoar kan kegunaannya untuk pejalan kaki,” imbuhnya.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua