JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Sosok Wowok Prakoso, Miliarder Muda asal Sukodono Sragen yang Bikin Dunia Tercengang. Dulu Hanya Kurir JNE, Kini Raup Ratusan Juta Perhari Lewat Bisnis Online (Bag 1)

Pengusaha muda asal Bendo, Sukodono, Wowok Prakoso saat memberi motivasi di acara HUT ke-54 SMPN 1 Sukodono, Rabu (19/1/2022). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sragen patut berbangga dengan banyak melahirkan orang-orang hebat dan sukses di berbagai bidang.

Setelah CEO Bukalapak kelahiran Masaran, Ahmad Zaki, miliarder pengusaha beras nasional Billy Haryanto, kini sosok muda, kini dari Sragen Utara muncul sosok pengusaha muda yang mendadak jadi perbincangan.

Dia adalah Wowok Prakoso. Pemuda berusia 27 tahun asal Dukuh Bendo RT 11, Desa Bendo, Sukodono itu meraup sukses besar menjadi miliarder lewat usaha bisnis online yang dirintisnya.

Hebatnya, usaha itu dirintis dari nol dengan perjuangan yang diakui cukup keras. Kisah sukses Wowok terungkap saat dia diundang hadir di HUT ke-54 SMPN Sukodono, Rabu (19/1/2022).

Wowok yang juga almamater SMP itu, diundang untuk memberikan motivasi dan kiat sukses kepada para siswa.

“Saya lulusan SMP ini tahun 2009. Asal dari Bendo, Sukodono. Saya alumni yang dulu terkenal banyak bolosnya kenakalannya. Semenjak itu sampai sekarang kenakalan itu jadi motivasi semangat saya untuk jadi orang sukses. Alhamdulillah bisa,” paparnya saat berbicara di hadapan para guru, orangtua siswa dan siswa yang hadir.

Wowok yang masih lajang itu menuturkan kesuksesan itu ia raih berkat ketekunannya merintis bisnis berjualan baju atau fashion wanita melalui market place atau toko online.

Baca Juga :  Kabar Baik, DPU Sragen Pastikan Jalan Sribit Bakal Diperbaiki Awal Tahun Depan. Anggarannya Rp 1,8 Miliar

Ada hijab, pakaian perempuan, dan outfit kaum hawa lainnya yang ia produksi dan jual melalui online shop. Wow Fashion adalah branding produk yang ia miliki.

“Bapak ibu guru bisa mampir ke toko saya gudang saya di Bendo. Silakan pula kalau mau belajar atau mencoba caranya jualan online buat nambah sampingan,” ujarnya.

Wowok menguraikan awalnya tertarik jualan online karena melihat perkembangan digital yang sudah merambah dunia hingga pedesaan.

Akses internet dan penggunaan HP android yang sudah merambah semua kalangan hingga desa-desa dinilai menjadi potensi besar untuk berbisnis online.

Dari pengalamannya bekerja sebagai kurir jasa antar JNE, ia akhirnya memilih resign dan memutuskan banting setir merintis usaha jualan produk fashion secara online sendiri.

“Saya awalnya kerja di JNE Solo. Lihat potensi kebanyakan paketan itu fashion wanita seperti hijab, akhirnya muncul ide untuk berjualan online sendiri. Saya mencoba peluang di bidan fashion wanita. Ada jeans, hijab dan lainnya, Alhamdulillah berkat ketekunan akhirnya bisa berjalan dan makin ke sini makin lancar,” urainya.

Berawal Dari Tabungan Rp 3 Juta 

Awalnya, ia hanya menjualkan produk orang lain atau reseller. Karena banyak peminat dan orderan, instingnya mulai berkembang untuk menjadi produsen sendiri.

Baca Juga :  Angka Kemiskinan Sragen 13,83 % Masih Lampaui Provinsi Jateng. Bupati Genjot Program Desa Tumis, Tahun Ini 3 Desa

Dengan tekad besar dan modal tabungan Rp 3 juta hasil kerja di JNE, ia merintis produksi hijab dan baju wanita sendiri.

Rupanya jiwa ketekunan dan semangatnya berbuah hasil. Ditopang produk berkualitas, branding Wow Fashion langsung meledak dan banyak jadi primadona pelanggan online shop kalangan wanita.

“Saya jualannya juga pakai akses market place Shopee dan Lazada. Dulu hanya puluhan pieces (potong) perminggu. Lambat laun banyak peminat sampai sekarang perhari pesanan bisa ribuan pieces. Pembelinya dari berbagai kota di Indonesia. Alhamdulillah kalau omzetnya sekarang perbulan sudah bisa kisaran Rp 3 sampai Rp 4 miliar,” ujarnya.

Jual dirata-rata, omzet harian sudah mencapai puluhan hingga ratusan juta. Wakasek SMPN 1 Sukodono, S.Jadi membenarkan Wowok adalah alumni SMPN 1 Sukodono.

Wowok sengaja diundang ke sekolah di HUT agar memberi motivasi ke adik-adik siswa untuk bisa meniru perjuangan dan kesuksesannya.

“Sekolah juga bangga ada alumni yang sukses menjadi pengusaha miliarder. Semoga ini menjadi motivasi bagi adik-adik kelasnya untuk meniru jejaknya,” ujarnya. (Wardoyo/Bersambung)

Bagi Halaman