JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Tanah Longsor di Gerdu Giripurwo Wonogiri, Sepanjang 10 Meter dengan Lebar 4 Meter Dikhawatirkan Berdampak ke Rumah Warga Akhirnya ini yang Dilakukan

Tanah longsor
Kerja bakti pemulihan longsor Gerdu Giripurwo Wonogiri. Dok. BPBD Wonogiri

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM Hujan deras dengan durasi lama disertai angin kencang di Ngadirojo dan Wonogiri pada Sabtu (15/1/2022) lalu mengakibatkan bencana alam. Sejumlah pohon di Kecamatan Ngadirojo roboh, sementara tanah longsor terjadi di wilayah Kecamatan Wonogiri.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri Bambang Haryanto mengatakan di Kecamatan Wonogiri, angin kencang juga mengakibatkan sejumlah dahan dan ranting pohon patah. Kejadian itu terjadi tepatnya di depan warung makan Menir di Lingkungan Donoharjo Kelurahan Wuryorejo.

Baca Juga :  Innalillahi, Mantan Bupati Wonogiri Oemarsono Meninggal Dunia Karena Sakit. Sempat Dirawat di Moewardi Solo

Bambang menegaskan, tidak ada korban jiwa maupun luka akibat kejadian-kejadian itu. Untuk kerugian material ditaksir sekitar Rp4,5 juta. Upaya pemulihan pun segera dilakukan oleh relawan BPBD bersama TNI/Polri, PMI perangkat, dan warga setempat.

Selain angin kencang, tanah longsor juga terjadi akibat hujan deras. Pekarangan tanah yang berada di sebelah utara tumah milik Sugeng Prayitno, warga Lingkungan Gerdu RT 1 RW 5 Kelurahan Girupurwo Kecamatan Wonogiri longsor Sabtu lalu sekitar pukul 17.00.

Baca Juga :  Menegangkan! Upaya Melepaskan 5 Cincin Akik dari Jari Warga Desa Kepatihan Kecamatan Selogiri oleh Tim Damkar Wonogiri

“Longsor itu diakibatkan hujan deras dengan intensitas tinggi,” ujar Bambang, Minggu (16/1/2022).

Dia menerangkan, tanah yang longsor itu memiliki panjang sepuluh meter dan lebar empat meter. Longsor Gerdu Giripurwo Wonogiri itupun ditangani pada Minggu pagi karena dikhawatirkan akan berdampak ke rumah Sugeng Prayitno.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua