JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Miris, Mbah Seman asal Sukodono Jadi Petani ke- 23 yang Tewas Kesetrum Jebakan Tikus di Sragen. Berikut Daftar Lengkapnya!

Rentetan kejadian petani tewas kesetrum jebakan tikus dan kondisi para korban dalam kurun 1,5 tahun terakhir. Foto kolase/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM
Keganasan perangkap setrum jebakan tikus tak henti memakan korban nyawa di Sragen.

Meski imbauan dan larangan sudah terus digencarkan, faktanya pemasangan setrum jebakan tikus tak jua mereda.

Baru jeda tiga bulan sejak kejadian terakhir Januari lalu, insiden kesetrum jebakan tikus kembali terulang.

Rabu (13/4/2022) pagi tadi, seorang petani di Desa Jatitebgah, Kecamatan Sukodono, Sragen, Seman (50) ditemukan tak bernyawa akibat kesetrum jebakan tikus yang dipasang di areal sawahnya.

Petani paruh baya itu ditemukan tergeletak di dekat pematang sawahnya yang dipasangi kawat setrum jebakan tikus.

Informasi yang dihimpun di lapangan, korban ditemukan kali pertama oleh petani tetangga sawah sekitar pukul 07.00 WIB.

“Baru saja meninggalnya tadi pagi di sawahnya sendiri. Almarhum namanya Mbah Seman. Meninggal karena kesetrum jebakan tikus. Tadi ditemukan oleh petani lain yang ada di dekat sawah korban. Barusaja dievakuasi dan dilakukan olah TKP,” ujar Yanto, salah satu warga yang berada di lokasi.

Kades Jatitengah, Sagi, tidak menampik insiden tewasnya salah satu petani di desanya itu. Ia menyampaikan korban ditemukan kali pertama sekitar pukul 07.00 WIB pagi tadi.

“Saat ditemukan kondisinya di areal sawah dekat pematang. Dugaannya memang kesetrum jebakan tikus yang dipasang di sawahnya sendiri. Karena di sawah itu memang dipasangi kawat untuk jebakan tikus,” paparnya.

Baca Juga :  Miris, 24 SMP Negeri di Sragen Kekurangan Siswa. Ada 5 Berlabel SMPN Nomor 1

Daftar Kejadian dan Korban

Kematian Mbah Seman kian menambah panjang daftar petani korban tewas akibat kesetrum jebakan tikus di Sragen.

Dari catatan JOGLOSEMARNEWS.COM , Mbah Seman tercatat menjadi korban ke-23 di Sragen yang tewas akibat kesetrum jebakan tikus selama kurun dua tahun terakhir.

Sebelumnya, petani sekaligus petugas pengairan bernama (62) warga Dukuh Kayen RT 8, Desa Patihan, Sidoharjo, Sragen ditemukan tewas kesetrum jebakan tikus dari aliran genset yang dipasang di sawahnya pada 4 Januari 2022 silam.

Kemudian, sebelum itu, Hj Sulastri (67) mertua anggota DPRD Sragen Heru Waluyo asal Dukuh Tanjang, Kedungupit, Sragen ditemukan tewas di sawahnya sendiri di wilayah Desa Pilangsari, Ngrampal pada Jumat (31/12/2021) siang.

Sebelumnya lagi, nenek bernama Mbah Samiyem (80) juga ditemukan tewas kesetrum jebakan tikus beraliran listrik di sawah bengkok Kadus di wilayah Dukuh Plasan, Singopadu, Sidoharjo.

Nenek malang asal Dukuh Nglebak, Sidoharjo, Sragen itu ditemukan tak bernyawa di dekat pematang sawah bengkok yang dipasangi kawat jebakan tikus beraliran listrik.

Sebelumnya ada petani bernama Suparlan (69) warga Dukuh Gabusan RT 19, Desa Tanon, Kecamatan Tanon juga tewas pada Selasa (24/8/2021) lalu akibat kesetrum jebakan tikus di sawahnya.

Baca Juga :  Terjerat Narkoba, 39 Warga Sragen Dijebloskan ke Penjara. Peredaran Pil Koplo Makin Memprihatinkan

Kemudian Munadi (51) petani di Dukuh Nguter, Desa Karangudi, Kecamatan Ngrampal, tewas kesetrum jebakan tikus di sawahnya pada Sabtu (31/7/2021) malam.

Kemudian, petani asal Desa Tangkil Sragen, Sukimin (58) juga tewas kesetrum jebakan tikus di sawahnya Kamis (29/7/2021) malam.

Ia tewas tergeletak di sawahnya usai kesetrum jebakan tikus yang dipasangnya sendiri.

Sebelumnya, insiden serupa menimpa Iwan Supardi (61) petani di Desa Kebonromo, Ngrampal, Sragen. Iwan ditemukan tewas kesetrum jebakan tikus di sawahnya tepat di hari Raya Idul Fitri, Kamis (13/5/2021).

Di belakangnya ada Suyadi Siswanto (64) petani asal Dukuh Ngaringrejo, Desa Newung, Sukodono, Sragen yang juga meninggal kesetrum jebakan tikus di sawahnya akhir April 2021.

Lantas ada Cipto Purnomo (55) perangkat desa Kecik, Tanon yang tewas akibat setrum jebakan tikus di sawah bengkoknya, Sabtu (10/4/2021).

Lalu Mbah Sunardi (63), petani asal Desa Gabus, Kecamatan Ngrampal, Sragen meninggal juga akibat kesetrum jebakan tikus di persemaian sawahnya pada Sabtu (6/3/2021) silam.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua