JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Ramadan, Jalur Pendakian Gunung Merbabu Ditutup, BTNGMb Fokus Pemulihan Ekosistem

Ilustrasi pendakian gunung / pixabay
   

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Setelah sempat dibuka beberapa waktu, dua jalur pendakian Gunung Merbabu ditutup kembali pada Ramadan tahun  ini.

Jalur Wekas dan Suwanting di Kabupaten Magelang ditutup sejak 2 April lalu.

Sedangkan dua jalur pendakian lainnya, yakni Selo, Kabupaten Boyolali dan Tekelan, Kabupaten Semarang ditutup mulai 25 April mendatang.

Nantinya, keempat jalur tersebut akan dibuka kembali serentak pada 9 Mei mendatang.

“Iya, betul ada penutupan jalur pendakian Gunung Merbabu,” ujar Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb), Junita Parjanti.

Dihubungi melalui ponselnya pada Senin (4/4/2022) dia menjelaskan, penutupan jalur pendakian Wekas dan Suwanting sesuai dengan surat edaran nomor PG. 03/T.35/TU/EVLAP/04/2022. Penutupan itu sesuai dengan permintaan warga setempat.

“Masyarakat mengirimkan surat dan menghendaki untuk bulan Ramadan ini jalur ditutup sementara. Mungkin masyarakat fokus ibadah puasa, sehingga kami lakukan penutupan.”

Baca Juga :  Kades Meninggal Dunia, 2 Jabatan Kepala Desa di Boyolali Kosong

Dengan adanya penutupan jalur tersebut, maka tidak ada aktivitas pendakian hingga 8 Mei mendatang.

Sehingga,  pihaknya akan fokus pada pembersihan jalur dan pemulihan ekosistem.

Tidak dipungkiri, jalur Wekas dan Suwanting, Magelang cukup diminati para pendaki.

Selain adanya beberapa kawasan yang rusak akibat pendakian, masalah utama lainnya adalah sampah yang ditinggalkan pendaki.

Sampah berserakan di jalur Suwanting sehingga perlu dilakukan pembersihan kawasan serta pemulihan kawasan.

“Di jalur Suwanting, ada sampah berserakan. Selain itu,  beberapa makanan dibawa monyet ekor panjang, jadi sampah bungkus makanan berserakan.”

Untuk jalur pendakian Selo, Kabupaten Boyolali dan Tekelan, Kabupaten Semarang masih dibuka hingga 25 April mendatang.

Khusus di Tekelan, Semarang, masyarakat sekitar memiliki keragaman budaya dan keyakinan.

Baca Juga :  Miris, Anak Belasan Tahun di Boyolali Ini Kuras Perhiasan, HP dan Uang Milik Tetangganya

Awalnya, masyarakat setempat meminta agar jalur pendakian tetap dibuka selama libur lebaran. Namun, mengantisipasi kepadatan jalur pendakian yang bebarengan dengan kegiatan silaturahmi antar warga desa.

“Maka jalur Tekelan tetap ditutup selama libur lebaran. Saya minta saling menghormati biar di sana gak terlalu banyak kepadatan. Selama penutupan, dilakukan pemulihan ekosistem.”

Keempat jalur pendakian tersebut akan dibuka kembali serentak pada 9 Mei mendatang.

Sedangkan jalur pendakian Cunthel, Kabupaten Semarang masih ditutup hingga sekarang.

Junita juga berpesan agar pendaki berhati-hati,
lantaran cuaca di Gunung Merbabu sangat ekstrem.

Hujan dan badai masih sering melanda puncak Merbabu.  Jadi pendaki harus benar-benar memperhatikan cuaca dan perlengkapan dicek betul agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Waskita

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com