JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Durasi Kampanye Pemilu 2024 Menyusut Hanya 90 Hari, Siapa yang Diuntungkan?

Ilustrasi kampanye Pilkades. Foto/Wardoyo

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Masa kampanye pada pemilihan umum (Pemilu) serentak 2024 diusulkan hanya 90 hari alias 3 bulan. Durasi ini mengkeret 4 bulan dari Pemilu 2019 yang masa kampanyenya sampai 7 bulan.

Usulan itu dikemukakan Presiden Jokowi dan sudah mengerucut ke kata sepakat. Komisi Pemilihan Umum (KPU) pun seirama dengan usul pemerintah yang menginginkan durasi waktu kampanye ditetapkan selama 90 hari.

Baca Juga :  Terbongkar Sudah, Bharada E Tulis Kesaksian Pergoki Irjen Sambo Pegang Pistol di Dekat Brigadir J yang Bersimbah Darah

Pengesahan tahapan Pemilu tinggal menunggu diketok DPR pada 7 Juni mendatang.

Ketua KPU, Hasyim Asy’ari mengatakan durasi kampanye yang jauh lebih singkat ini menimbang potensi polarisasi di tengah masyarakat. Pada Pemilu 2019, kampanye berlangsung selama 209 hari atau tujuh bulan.

“Pertimbangan utama masa kampanye ini, agar pembelahan sosial atau pembelahan politik yang tidak berkepanjangan dan antisipasi keamanan dan sejenisnya. Jadi Insya Allah durasi 90 hari ini tidak terlalu problematik,” ujar Hasyim kepada wartawan di kantornya, Senin (30/5/2022).

Baca Juga :  Presiden Jokowi Prediksi Tahun 2023 Bakal Menjadi Tahun Gelap, Ini Maksudnya

Durasi masa kampanye ini sebelumnya sempat menjadi perdebatan. Pemerintah semula mengusulkan 90 hari, KPU ingin 120 hari dan fraksi DPR meminta 60 hari.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com