JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Ketahuan Langgar Aturan, Satu Kios di Pasar Musuk Sambirejo Dibongkar Paksa. Diam-Diam Caplok Lahan Pemkab

Tim dari Bidang Sarpras dan Distribusi Perdagangan Dinas Kumindag Sragen saat membongkar paksa satu kios yang mencaplok lahan Pemkab di Pasar Musuk, Sambirejo, Rabu (25/4/2022). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tim Bidang Sarpras dan Distribusi Perdagangan Dinas Koperasi, UMKM dan Perindag (Diskumindag) Kabupaten Sragen membongkar paksa satu kios di Pasar Musuk, Sambirejo, Sragen, Rabu (25/5/2022).

Kios milik salah satu warga, Ny Sani itu terpaksa dibongkar lantaran kedapatan melanggar aturan.

Tak hanya kedapatan memperluas ukuran di luar ketentuan, kios itu juga ketahuan mencaplok lahan milik Pemda yang ada di sebelahnya.

Sempat ngeyel, pemilik akhirnya tak berkutik setelah diberi penjelasan perihal beberapa pelanggaran yang dia lakukan.

Pembongkaran dilakukan oleh tim yang dipimpin Kabid Sarpras dan Distribusi Perdagangan, Handoko bersama sejumlah personel.

Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Handoko mewakili Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindag, Cosmas Edwi Yunanto mengatakan pembongkaran terpaksa dilakukan lantaran peringatan yang diberikan mulai dari teguran hingga 3 kali surat peringatan (SP) tak kunjung diindahkan.

Baca Juga :  Dukung Karawitan Sragenan Masuk Kurikulum Sekolah, Sriyanto Saputro Berharap Bisa Go Internasional

Menurutnya, kios itu melanggar aturan karena diperluas dan dibangun semi permanen tanpa seizin dinas. Celakanya perluasan dilakukan dengan memanfaatkan lahan kosong milik Pemda di sebelahnya.

“Tadi terpaksa kita lakukan tindakan tegas dan kita bongkar. Pelanggarannya tidak sesuai peruntukan. Harusnya kios itu ukurannya 3 x 4 meter tapi diam-diam diperlebar melebihi ukuran sekitar 4 meter. Padahal sebelahnya masih kosong dan yang dipakai itu lahan milik Pemda,” paparnya seusai memimpin kegiatan.

Handoko menjelaskan terkait pelanggaran itu, pihaknya sebenarnya sudah memberikan peringatan mulai teguran lisan, pemanggilan, hingga pemberian SP 1 sampai 3.

Baca Juga :  Dianggap Mencoreng Desa, Warga Desak Pak Bayan di Kedawung Sragen yang Tega Hamili Siswi SMK Disanksi Lengser

Namun pemilik tak juga mengindahkan. Bahkan imbauan untuk membongkar secara swadaya yang sempat disanggupi, tak jua kunjung dilakukan.

“Sesuai dasar untuk penertiban aset, akhirnya kita eksekusi tadi dengan pembongkaran. Tadi pemilik juga sempat ngeyel katanya tanah kosong di sebelahnya diklaim pernah dibeli. Waktu kita tanya beli ke siapa dan apa ada buktinya, ternyata nggak bisa jawab. Karena lahan kosong di sebelahnya itu juga aset Pemda,” terangnya.

Merugikan Pemkab

Lebih lanjut dijelaskan, pelanggaran kios di Pasar Musuk itu ditemukan saat dilakukan monitoring pendataan aset pasar yang dilakukan oleh tim.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua