JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

35 Tahun Mengajar Agama, Bu Guru Suwarti Kekeh Tetap Tolak Tandatangani SK Pensiun

Bu Suwarti didampingi Kepala Kantor Kemenag Sragen, Ihsan Munadi, Senin (13/6/2022). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Suwarti (61) pensiunan guru agama SD asal Sambirejo Sragen yang viral usai diminta mengembalikan 2 tahun gaji, menyatakan hingga kini belum menerima surat keputusan (SK) pensiun.

Ia bersikukuh tidak akan mau menandatangani SK pensiun jika dirinya dipensiun bukan sebagai guru. Sebab faktanya SK pengangkatan PNS dan tugasnya memang sebagai guru.

“Sampai hari ini saya belum menerima SK pensiun. Saya memang tidak mau tandatangan SK kalau saya dipensiun usia 58 tahun. Saya hanya mau tandatangan kalau dipensiun usia 60 tahun sesuai masa kerja guru. Karena SK saya, data saya, kenaikan pangkat saya semua guru. Saya mengajar 35 tahun sebagai guru agama dari saya masih honorer sampai diangkat PNS dan diberhentikan di usia 60,” paparnya kepada wartawan saat mendatangi kantor Kemenag Sragen, kemarin.

Baca Juga :  Usai Dibunuh, Uang Rp 200 Juta di Rekening Brigadir J Juga Dicuri Para Tersangka. Pengacara: Orang Meninggal Tidak Mungkin Kirim Duit!

Suwarti rela naik motor belasan kilometer untuk mendatangi kantor Kementerian Agama (Kemenag).

Kedatangannya untuk meminta surat keterangan bahwa dia tercatat sebagai guru dan menerima tunjangan sertifikasi.

Surat itu diharapkan menjadi senjatanya untuk melawan putusan BKN dan BKPSDM Sragen yang menyatakan dirinya tidak bisa dimasukkan sebagai guru sehingga harus pensiun di usia 58 tahun tanpa tunjangan pensiun.

“Iya, tadi datang sendiri dari Sambirejo naik motor. Ini saya mau meminta surat keterangan bahwa saya tercatat sebagai guru dan menerima tunjungan sertifikasi. Karena saya sejak awal diangkat PNS sebagai guru, dapat sertifikasi guru, jadi anggota PGRI dan 35 tahun mengajar sebagai guru,” urainya.

Suwarti menuturkan sampai saat ini belum ada tindak lanjut dan progres dari BKN maupun BKPSDM terkait nasibnya.

Baca Juga :  Nggak Nyangka, Ini Alasan Polri Seret Istri Sambo Putri Candrawathi Sebagai Tersangka Pembunuh Brigadir J

Yang jelas, dirinya masih belum terima jika dipensiun bukan sebagai guru, diminta mengembalikan gaji dan tidak mendapat pensiunan.

Ia akan tetap berjuang mencari keadilan dengan berbagai jalan untuk mendapatkan hak dipensiun sebagai guru dan menerima tunjangan pensiun seperti guru-guru lainnya.

“Pokoknya sampai puncak, sampai manapun akan saya tempuh pak. Karena saya hanya minta hak saya. Saya ingin sesuai aturan karena saya diangkat guru. Dipensiun juga sebagai guru di usia 60 tahun. Sehingga saya bisa dapat tunjangan pensiun,” tandasnya.

Di Kemenag, Bu Suwarti diterima langsung oleh Kepala Kantor Kemenag, Ihsan Munadi dan Kasi Pendidikan Agama Islam (PAIS), Muslim.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com