JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

39 Sapi di Sragen Mati Terserang PMK, Total Kasus Capai 708 Ekor. Kecamatan Sumberlawang Paling Parah

Kondisi sapi milik peternak di Desa Gemantar, Mondokan, Sragen yang mati mendadak Minggu (10/4/2022). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Sragen terus bertambah. Hingga Minggu (19/6/2022) petang, jumlah sapi yang dinyatakan positif terjangkit terus melonjak mencapai 708 ekor.

Wabah penyakit yang menyerang ternak sapi dan domba itu kini sudah berjangkit di semua kecamatan atau 20 kecamatan di Sragen.

Dalam sehari tadi, total ada 2 sapi yang kembali dilaporkan terjangkit penyakit tersebut. Data itu terungkap dari update rekapitulasi jumlah kasus PMK yang tercatat di Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) sampai Minggu (19/6/2022) petang.

Baca Juga :  1.400 Paket Bantuan Bedah Rumah BSPS di Sragen Tuai Sorotan. Dari Batu Belah hingga Pengalihan Penerima

Berdasarkan laporan terbaru yang terdata di Disnakkan petang tadi, total kasus PMK sampai petang ini sudah mencapai 708 ekor sapi.

Dari angka itu, rinciannya 379 ekor sapi positif aktif, 290 sembuh, 2 kasus baru dan 39 ekor sapi mati.

“Sampai petang ini total kasus PMK di Sragen mencapai 708 ekor sapi. Dalam sehari tadi ada 2 kasus baru dan total 290 sembuh. Kemudian sapi yang mati akibat PMK mencapai 39 ekor. Dari 39 ekor yang mati, 32 ekor dipotong dan 7 mati,” papar papar Kabid Kesehatan Hewan Disnakkan Sragen, Toto Sukarno kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Minggu (19/6/2022)

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com