JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Harga Sawit Merangkak dari Rp 2000- Rp 3.000, Kapolri Awasi Permainan Angka Fiktif

Ilustrasi buah kepala sawit sudah panen. Foto/Joglosemarnews.com

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan Polri senantiasa mengikuti perkembangan harga buah tandan segar. Hal itu dimaksudkan untuk mengawasi potensi permainan harga fiktif.

Menurutnya, dalam hal ini, jika tangki terserap untuk bisa direalisasikan baik dalam bentuk minyak curah maupun ekspor.
Harapannya buah tandan segar yang dibeli oleh produsen dapat meningkat untuk diolah menjadi Crude Palm Oil (CPO).

Baca Juga :  Fakta Kebenaran Mulai Terbongkar, Tim Pengacara Bharada E Langsung Putuskan Mengundurkan Diri. Benarkah Ada Tekanan?

“Saat ini harga-harga (buah tandan) kita perhatikan rata-rata di angka 2.000 – 2.100 sampai 2.500. Di 51 wilayah sudah diangka 2.550. Harapan kita semua petani bisa mendapatkan harga antara 2.500 sampai dengan 3.000,” ucap Sigit.

Dengan seluruh pengawasan tersebut, mantan Kapolda Banten ini berharap semua pihak mulai dari petani hingga produsen mendapat keuntungan yang sama.

Baca Juga :  11 Perwira Dijebloskan ke Tempat Khusus, 10 Dicopot, 31 Personel di Ambang Hukuman. Kapolri: Masih Bisa Tambah!

Serta tak ada lagi permainan atau spekulan yang bermain dengan ketersediaan minyak goreng khususnya jenis curah.

“Jadi harapan kita petani sejahtera, minyak goreng curah tersedia di pasar dan produsen melalui proses verifikasi pengawasan dari semua pihak terkait bisa melaksanakan ekspor, yang dalam posisi semua kewajibannya sudah dilaksanakan,” paparnya.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com