JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kisruh Seleksi Perdes Bener, Sekda Sragen Instruksikan Sertifikat dari Asitras Dibatalkan. Dinyatakan Bukan Lembaga Berkompeten!

Tatag Prabawanto. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Polemik keabsahan sertifikat Bahasa Jawa yang diterbitkan paguyuban aliansi seniman tradisional Sragen (Asitras) milik peserta ranking I seleksi penjaringan penyaringan perangkat Desa Bener, Ngrampal, Sragen akhirnya mendapat titik terang.

Pemkab Sragen melalui Sekretaris Daerah (Sekda), Tatag Prabawanto menyatakan Asitras bukan lembaga pendidikan dan pelatihan yang berkompeten menerbitkan sertifikat keahlian.

Sehingga sertifikat yang diterbitkan dinilai tidak relevan dan tidak sah. Karenanya ia meminta panitia seleksi penjaringan Perdes Bener untuk membatalkan penilaian sertifikat itu.

Baca Juga :  Ditangkap Polisi, Hendro Gareng Cokot Nama Dwi Krapyak. Akui Satu Paket Sabu Dibanderol Rp 300.000

“Karena Asitras itu hanya perkumpulan atau aliansi seniman tradisional. Kompetensinya apa, dan tidak ada kewenangan menerbitkan sertifikat keahlian. Makanya saya sudah minta panitia untuk membatalkan sertifikat itu,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Jumat (17/6/2022.

Tatag menjelaskan meskipun berbadan hukum dan memiliki perizinan, Asitras bukanlah lembaga pelatihan keterampilan atau lembaga resmi yang mendapat izin untuk menyelenggarakan pendidikan kompetensi.

Menurutnya, harus dibedakan lembaga resmi yang berkompeten menerbitkan sertifikat keahlian dengan organisasi masyarakat atau kelompok atau perkumpulan.

Baca Juga :  Wahai Para Kades, Menteri Desa PDTT Belum Yakin Dana Desa Sudah Dirasakan Masyarakat

“Sama-sama berbadan hukum, tapi kan kewenangannya berbeda. Kalau sertifikat dari aliansi seniman boleh dinilai, nanti bisa-bisa kelompok ternak yang berbadan hukum akan mengeluarkan sertifikat belajar ternak. Bisa salah kaprah nanti,” jelasnya.

Karenanya ia berharap panitia segera membatalkan sertifikat dari Asitras itu. Kemudian menyampaikannya ke peserta alasan secara jelas sehingga tidak terjadi kesalahpahaman.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com