JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Ramai Kasus Bu Guru Suwarti, Kadinas Pendidikan Sragen Buka Suara Soal Ijazah dan Berkas Pensiun. Ternyata..

Suwardi. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sragen, Suwardi angkat bicara soal kasus guru agama SDN Jetis 2, Suwarti yang tak diakui sebagai guru dan diminta mengembalikan 2 tahun gaji.

Ia menyebut sejak awal, sebenarnya dinasnya sudah memproses pemberkasan CPNS Suwarti sesuai prosedur.

Termasuk persyaratan pengajuan berkas pensiun guru Agama Islam itu ke BKPSDM. Namun ia menduga pengajuan berkas penyesuaian ijazah dan pensiunnya ditolak oleh BKN.

“Kalau kami sebenarnya sudah mengajukan sesuai prosedur sejak awal. Termasuk pensiunnya dan apa-apa ke BKSDM. Di sana sudah ke BKN dan mungkin di sana ada penolakan karena ada beberapa catatan,” ujarnya kepada wartawan, Senin (6/6/2022).

Baca Juga :  Seng Ada Lawan, 6 Kades Incumbent di Sragen Bakal Lawan Istri Sendiri di Pilkades Serentak 25 Oktober

Suwardi menguraikan saat awal pemberkasan menjadi CPNS, yang bersangkutan memang menggunakan ijazah PGAA (pendidikan guru agama).

Padahal syarat untuk diangkat PNS guru itu harus berijazah sarjana. Karena ijazah sarjananya baru keluar setelah diangkat CPNS, sehingga penyesuaian ijazah sarjananya harus mengikuti persyaratan penyesuaian.

“Kalau ijazah itu diperoleh setelah CPNS, maka ada persyaratannya. Harus ada izin dan lain-lain. Lha itu kemarin kemungkinan besar ditolak itu (penyesuaian ijazah sarjana),” urainya.

Perihal proses pengajuan penyesuaian pemberkasan dan lainnya, Suwardi menyebut kewenangan ada di BKPSDM. Dinas pendidikan hanya sebagai penerima manfaat dan mengajukan perabotnya ke BKPSDM.

Baca Juga :  Buruh Pabrik Bricon Tewas Terburai, Disnaker Sragen Terjunkan Tim Gandeng Satwasker Provinsi

Jika masuk kategori sebagai guru, menurutnya batas usia pensiun Suwarti adalah 60 tahun dan jatuh pada tahun 2021 lalu.

Secara otomatis, pengajuan berkas pensiun nya setahun sebelumnya. Ia menegaskan dalam persoalan ini, pihaknya mengklaim sudah sesuai dengan ketentuan.

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sragen, Kurniawan Sukowati menyatakan masih mengkaji dan mempelajari bagaimana solusi terbaik untuk kasus Suwarti.

Saat ini pihaknya sedang mengkaji dan mempelajari kasus tersebut untuk mencari solusi terbaik.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com