JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

SMPN 3 Sragen Perpanjang Rekor Buruk, Jadi Satu-Satunya SMPN di Kota yang Gagal Penuhi Kuota Siswa Baru. Ada Apa Gerangan?

Wajah baru SMPN 3 Sragen yang kini dilengkapi lapangan multiguna. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2022/2023 kembali menjadi mimpi buruk bagi SMP Negeri 3 Sragen.

Setelah tahun 2022, SMPN itu kembali gagal memenuhi kuota siswa baru yang disediakan tahun ini.

Kegagalan itu memperpanjang catatan buruk SMPN tersebut karena menjadi satu-satunya SMP berlabel negeri di wilayah Sragen Kota yang kuotanya gagal terpenuhi.

Berdasarkan rekapitulasi akhir hasil seleksi PPDB Online 2022/2023, SMPN yang berlokasi di Canthel Kulon itu hanya mampu meraih 159 siswa baru.

Baca Juga :  Pemkab Sragen Resmi Umumkan Tak Gelar Upacara Peringatan 17 Agustus. Paskibra Dipastikan Batal Tampil

Jumlah itu jauh di bawah kuota kursi yang tersedia yakni 224. Raihan tahun ini bahkan lebih buruk dari tahun 2021 lalu.

Pada PPDB online tahun lalu, SMPN 3 Sragen masih meraup 206 siswa baru dari 224 kuota yang tersedia.

Apa yang menimpa SMPN 3 Sragen ini juga anomali di tengah animo siswa yang berebut masuk ke SMPN di wilayah kota.

Baca Juga :  Profil Karier Ferdy Sambo, From Hero to Zero. Sempat Digadang Jadi Kapolri, Tapi Kini...

Yang menyesakkan, saat SMPN tersebut kekurangan siswa, sekolah lain dengan nomor di bawahnya yakni SMPN 1, 2, 4, 5 dan 6, justru menolak-nolak calon siswa baru karena kuota sudah penuh.

Fakta itu pun menjadi perhatian khusus dinas pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) setempat.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com