JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

20 Guru PPPK Sragen Digeser, Bupati Warning: Kalau Bagus Diperpanjang, Kalau Buruk Bisa Putus!

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat menyerahkan SK kepada guru honorer PPPK tahap 2. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengingatkan para guru honorer yang sudah menerima surat keputusan (SK) menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) untuk tidak berleha-leha.

Mereka dituntut untuk senantiasa menunjukkan kinerja bagus jika tidak ingin diputus kontrak.

Hal itu disampaikan Bupati seusai menyerahkan SK kepada 484 guru PPPK atau P3K yang lolos seleksi tahap 2 di Pendapa Rumdin Bupati, Kamis (7/7/2022)..

Baca Juga :  Sopir Ngantuk, Mobil Ertiga Plat H Nyelonong Nangkring di Pembatas Gerbang Tol Sragen

Bupati menyampaikan dari 484 guru itu, ada sebagian yang sudah berumur tua. Bahkan ada yang diangkat dengan umur mendekati 60 tahun sekitar lima orang.

Meskipun ada yang sudah berumur 57 tahun, ia meminta agar tetap disyukuri karena kehidupan itu pasti ada tahapannya.

Bagi yang termuda dan yang muda-muda, juga diminta untuk menunjukkan prestasinya karena PPPK itu kontrak setiap lima tahun sekali ada evaluasi.

Baca Juga :  Lokasi Penemuan Mayat di Saluran Air Sidomulyo Diserbu Warga. Korban Diketahui Bernama Tumini

“Kalau kinerjanya bagus, bisa diperpanjang tetapi kalau buruk bisa saja diputus,” papar Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati Yuni juga meminta adanya tanggung jawab atas status baru mereka yang sudah resmi memegang SK PPPK.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com