JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Bertahun-Tahun Menanti, 484 Guru Honorer di Sragen Akhirnya Terima SK PPPK Tahap 2. Sampai Ada yang Menangis

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat menyerahkan SK kepada guru honorer PPPK tahap 2. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebanyak 484 guru honorer yang lolos seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) atau P3K tahap 2 di Sragen akhirnya resmi menerima surat keputusan (SK) pengangkatan.

Turunnya SK itu seolah mengakhiri penantian panjang para guru honorer yang mayoritas sudah mengabdi belasan hingga puluhan tahun.

SK tersebut diserahkan setelah setahun lebih ditunggu sejak mereka dinyatakan lolos seleksi PPPK tahap 2 Juni 2021 lalu.

Penyerahan SK PPPK itu dilakukan langsung oleh Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati di pendapa Rumdin Bupati Sragen, Kamis (7/7/2022).

Penyerahan PPPK tahap ke II itu langsung disambut suka cita oleh ratusan guru honorer yang mayoritas berusia di atas 40 tahun itu.

Bahkan, beberapa di antaranya sampai ada yang menitikkan air mata saking bahagianya mimpi mereka diangkat menjadi pegawai pemerintah akhirnya terwujud.

Baca Juga :  Banjir Rendam Ratusan Hektare Sawah di Desa Tangkil Sragen, Padi Siap Panen Terendam Banjir Petani Rugi Puluhan Juta Rupiah Perpatok

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan bahwa untuk mendukung rencana pembangunan nasional, bagaimana pemerintahan ini bisa maju dan berkembang, bangsa ini bisa besar dimulai dari bagaimana para guru mendidik murid.

Karenanya peran guru menjadi sangat penting untuk selalu berinovasi memberikan pelayanan mendidik siswa.

Ia berharap kehadiran SK itu bisa menjadi pelecut motivasi para guru untuk memberikan pengabdian terbaik demi mencerdaskan generasi muda.

“Alhamdulillah, yang dinanti akhirnya datang. Walaupun tidak sedikit pula guru yang belum mencapai batas sejahtera, karena saya melihat masih banyak yang masih berjuang, seperti Guru Tidak Tetap (GTT), bahkan ada yang sudah usia 57 tahun baru masuk PPPK, namun tetap semangat dan ikhlas mendidik murid-muridnya,” paparnya.

Bupati menyampaikan meski tidak mendapat tunjangan pensiun, pengangkatan PPPK merupakan bentuk penghargaan pemerintah kepada honorer.

Baca Juga :  Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) di Sragen Dilaksanakan Besok Pagi, Berikut Daftar Desanya

Karenanya ia berharap SK PPPK dimaknai sebagai kehormatan bagi perjuangan para guru dan hasil yang membahagiakan mereka.

“Kita semua berdoa semoga para guru yang masih berjuang untuk bisa diangkat menjadi PPPK maupun PNS, agar segera terkabul. Semoga para guru ini bisa memberikan suri tauladan bagi kita semua dan selalu bekerja dengan hati nurani melayani masyarakat dengan sebaik baiknya”, harap Bupati.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sragen, Kurniawan Sukowati, menyampaikan seleksi PPPK itu sebenarnya sudah pada Juni 2021 lalu tetapi SK baru turun pada Juli 2022.

Penyerahan SK ini merupakan tahapan terakhir dalam seleksi PPPK.

“Guru SD sebanyak 366 orang dan guru SMP sebanyak 82 orang,” paparnya. Wardoyo

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com