JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Jateng Berduka, Ibunda Kepala Disdikbud Jateng Uswatun Hasanah Meninggal Dunia. Dimakamkan di Mantingan Ngawi

Kabar lelayu meninggalnya ibunda Kadisdikbud Provinsi Jateng, Uswatun Hasanah, Selasa (5/7/2022). Foto/Wardoyo
   

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kabar duka menghampiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah, Uswatun Hasanah.

Ia kehilangan ibundanya, Siri Abdullah Binti Mohammad Basyar yang meninggal dunia, Selasa (5/7/2022).

Data yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , ibunda Kadisdikbud itu meninggal di usia 82 tahun.

Ia mengembuskan nafas terakhirnya di RSUD dr Moewardi Solo setelah beberapa hari menjalani perawatan.

Kabar duka itu terungkap saat digelar penyampaian hasil PPDB untuk 8 siswa korban pembajakan akun di SMAN 1 Gondang, Selasa (5/7/2022).

“Kami turut berduka sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhumah ibunda Kepala Disdikbud Jateng hari ini.
Semoga arwahnya di sisi-Nya ditempatkan terbaik,” papar anggota DPRD Sragen, Bambang Widjo Purwanto di hadapan orangtua siswa di aula SMAN 1 Gondang Sragen.

Baca Juga :  Breaking News: Kecelakaan Bus Rombongan Ibu Ibu PKK Asal Sragen di Ngargoyoso Karanganyar

Kepala SMAN 1 Gondang, Singgih Santoso membenarkan kabar duka itu. Ia sempat melayat ke rumah duka yang berlokasi di Mantingan, Ngawi, Jawa Timur.

Menurutnya Kepala Cabang Dinas Jateng VI, Sunarno juga menyempatkan melayat setelah singgah sebentar di SMAN 1 Gondang untuk mengecek insiden pembajakan akun PPDB di SMAN 1 Gondang.

“Tadi Pak KCD juga sempat ke sini lalu bablas takziah ke kediaman ibundanya Bu Kepala Disdikbud di Mantingan. Kebetulan jaraknya dekat kalau dari Gondang,” terangnya.

Salah satu kolega Kadisdikbud Uswatun Hasanah asal Mantingan, Ngawi, Burhanudin membenarkan kabar meninggalnya ibunda Kadisdikbud Jateng itu.

Baca Juga :  Meski Suasana Liburan, Para Siswa di SDN Manyarejo Plupuh Sragen Antusias Ikuti Les Baca

“Kemarin saya sempat kontak Mbak Us (Uswatun Hasanah) karena kebetulan anak saya termasuk yang jadi korban pembajakan akun di PPDB SMAN 1 Gondang. Beliau kelahiran Mantingan, Ngawi, dapat suami dari Wonogiri dan berdomisili di Wonogiri. Kemarin sempat ngabari ibunya gerah (sakit) dan dirawat di Moewardi Solo. Hari ini kami dapat kabar meninggal dan dimakamkan pagi ini di Mantingan, Ngawi,” ujarnya.

Dari kabar lelayu yang beredar, ibunda Kadisdikbud dimakamkan pukul 10.00 WIB di pemakaman keluarga di Kedungpanas, Mantingan, Ngawi, Jawa Timur. Wardoyo

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com