JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kabar Baik, Balik Nama Kendaraan Diusulkan Gratis. Warga Sragen Senang Bisa Hemat Jutaan, Semoga!

Baur STNK Polres Sragen, Iptu Suwardi saat memberikan sosialisasi prokes dan pembebasan denda pajak kendaraan kepada pengunjung di kantor UPPD Samsat Sragen. Foto/Wardoyo
   

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kabar segar datang dari Korlantas Polri. Institusi itu tengah mengusulkan penghapusan bea balik nama kendaraan bermotor atau BBN 2.

Penghapusan BBN 2 ini bertujuan menertibkan data kepemilikan kendaraan di Kepolisian.

Nantinya masyarakat yang membeli kendaraan bermotor dan ingin dibaliknamakan atas nama sendiri, tidak lagi dikenai biaya.

“Ada beberapa strategi yang sudah kami rancang bersama, salah satunya adalah kami bisa usulkan penghapusan biaya ganti kepemilikan kendaraan bermotor,” kata Dirregident Korlantas Polri Brigjen Yusri Yunus, dikutip dari laman NTMC Polri hari ini, Jumat (15/7/2022).

Baca Juga :  Aksi Premanisme Bikin Resah Pedagang Pasar Malam Tangen Sragen, Sekat dan Atap Kios Diminta Bongkar

Sebagai informasi, BBN 2 adalah bea balik nama kendaraan bermotor atas penyerahan kepemilikan kedua.

Misalnya, ketika membeli mobil bukan baru dari teman lalu pemilik baru ingin mengubah kepemilikan mobil tersebut secara administrasi menjadi atas nama dirinya.

Menurut Yusri, usulan penghapusan bea balik nama atau BBN 2 sejalan dengan kebijakan Kapolri, yakni penegakan hukum di jalan raya melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

“Bapak Kapolri mengeluarkan kebijakan agar polisi lalu lintas tidak ada kontak dengan masyarakat pada saat melakukan penegakan hukum di jalan,” ucap Yusri.

Untuk diketahui, selama ini proses mutasi kepemilikan atau balik nama kendaraan memang membutuhkan biaya yang mahal. Apalagi jika kendaraan yang dibalik nama berada dari luar kota.

Baca Juga :  Karang Taruna Prima Sejati Dukuh Driyan, Masaran Gelar Sosialisasi Pencegahan Narkoba di Kalangan Anak Muda

Biayanya bisa jutaan rupiah. Salah satu warga Sragen, Wardoyo menyampaikan untuk mutasi mobil dari Cirebon ke Sragen, ia menghabiskan biaya hampir Rp 6,5 juta.

“Kalau dibebaskan ya bagus lah. Membantu masyarakat yang beli kendaraan seken. Apalagi selama ini kan apa-apa sudah dinaikkan pemerintah. Tarif listrik, BBM, pajak juga naik. Sekali-kali kasih gratis balik nama kan gak ada salahnya,” ucapnya. (JSnews/Tempo.co)

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com