JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Bikin Geger, Pihak Sambo Akhirnya Buka Suara Soal Konsorsium 303 dan Setoran Bisnis Haram Rp 1,3 Triliun Pertahun. Ini Pernyataannya!

Nama AKBP Jerry Raymond Siagian yang masuk dalam skema konsorsium 303 dan Kaisar Sambo yang beredar luas di media sosial. Foto/Wardoyo

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Maraknya informasi soal kerajaan Sambo dan perannya sebagai pentolan di balik bisnis haram perjudian dalam skema konsorsium 303, akhirnya mendapat tanggapan dari pengacaranya.

Pengacara Ferdy Sambo, Arman Hanish mengaku sepengetahuannya informasi konsorsium judi yang dibina Sambo, adalah tidak benar.

Namun ia enggan membeberkan alasan dan argumen yang memperkuat bantahannya itu.

“Tanya mereka saja mas benar atau tidaknya karena sepengetahuan saya info tersebut tidak benar, terima kasih,” kata Arman dikutip Tempo.co, Sabtu (27/8/2022).

Arman jug tidak bersedia menjelaskan lebih jauh mengenai beberapa tudingan yang dialamatkan kepada kliennya tersebut.

Ia hanya membalas singkat tanpa tanpa penjelasan lebih rinci.

Pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J membuka berbagai dugaan pelbagai hal seputar Inspektur Jenderal Ferdy Sambo.

Salah satunya adalah perjudian daring atau judi online. Sambo sendiri telah dipecat dengan tidak hormat dari dinas kepolisian berdasarkan sidang Komite Etik Polri.

Baca Juga :  Rekam Jejak 5 Napi Lapas Sragen yang Kabur Dinihari Tadi. Salah Satunya Dikenal Rajanya Maling

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun mengatakan sedang mendalami soal isu Konsorsium 303 dan dugaan keterkaitan Ferdy Sambo sebagai pelindung bandar judi.

Kode angka 303 itu merujuk pasal 303 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang tindak pidana perjudian.

Bersamaan dengan kasus Ferdy Sambo yang disebut sebagai otak pembunuhan ajudannya Brigadir J menyeruak, informasi tentang Konsorsium 303 itu beredar di media sosial.

Personel kepolisian dari berbagai pangkat perwira diduga terlibat dalam Konsorsium 303 itu. Di antaranya disebut ada perwira yang bertugas di Polda Metro Jaya.

Bahkan dalam grafik konsorsium itu menampilkan diagram aliran setoran uang dan peran bekingan yang melibatkan banyak perwira polisi di bawah Sambo.

Baca Juga :  Gila, Anggaran Belanja Keluarga Ferdy Sambo Sebulan Disebut Rp 600 Juta. Uang Dari Mana?

Dalam skema itu, disebutkan aliran setoran dari bisnis haram itu mencapai angka Rp 1,3 triliun pertahun.

Pada Rabu malam, 24 Agustus 2022, Tempo menemui seorang yang mengungkapkan adanya dugaan dana aliran judi yang masuk ke beberapa pejabat Kepolisian.

Sumber ini menyatakan banyak tahu perihal judi yang diduga melibatkan aparat kepolisian. Tempo menemui pria itu di Kantor LQ Indonesia Law Firm di Kembangan, Jakarta Barat.

Kepada Tempo, sumber ini mengungkapkan kebenaran akan adanya Konsorsium 303 ini. Bahkan di dalamnya menunjuk beberapa perwira menengah di Polda Metro Jaya. Salah satu diantaranya adalah mereka yang ditahan di Mako Brimob.

Saat wawancara, sumber ini didampingi oleh Pengacara LQ Indonesia Lawfirm, Alvin Lim.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com