JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Badai Korupsi Perhutani, Hendak Dibidik Jadi Tersangka, Satu Oknum Pejabat Langsung Meninggal

Kasi Pidsus Kejari Sragen, Agung Riyadi (tengah) didampingi Kasi Intelkam Dipto Brahmono (kanan) saat menggelar konferensi pers penetapan tersangka korupsi dana forum tani Perum Perhutani KPH Surakarta di halaman Kejari Sragen, Kamis (25/8/2022) petang. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus dugaan korupsi dana forum tani dari sewa lahan Perhutani Surakarta di kesatuan pemangku hutan (KPH) Tangen, mencuatkan fakta baru.

Setelah menetapkan satu tersangka yakni mantan Junior Manajer Bisnis Perum Perhutani KPH Surakarta, Yohanes Cahyono Adi (40), penyidik mengisyaratkan tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka bisa bertambah.

Namun jauh sebelum penetapan tersangka, tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Sragen sudah mengisyaratkan ada beberapa pihak yang sempat mengarah sebagai calon tersangka.

Selain Yohanes Cahyono, sebenarnya ada oknum pejabat lain di Perhutani yang juga terseret. Namun oknum itu mendadak meninggal dunia saat masih berstatus saksi dan dalam proses menjalani pemeriksaan.

Baca Juga :  Jadi Sorotan, Potongan BLT dan PKH Rp 600.000 di Gesi Akhirnya Dikembalikan

“Iya (ada calon tersangka meninggal dunia). Waktu itu masih berstatus saksi dan dalam proses pemeriksaan,” papar Pidsus Kejari Sragen, Agung Riyadi kepada wartawan di Kejari, Kamis (25/8/2022).

Namun, tidak dijelaskan siapa oknum pejabat Perhutani yang meninggal sebelum ditetapkan tersangka itu.

Agung hanya sempat mengiyakan bahwa oknum itu meninggal dunia saat awal-awal penanganan kasus itu oleh Kejaksaan Negeri Sragen beberapa bulan lalu.

Baca Juga :  2 Sekolah di Sragen Hancur Tertimpa Pohon Besar. Kerugian Puluhan Juta

“Itu waktu di awal-awal penanganan,” urainya.

Lebih lanjut, Agung menyampaikan saat ini masih mengintensifkan pemeriksaan dan penyidikan kasus yang merugikan keuangan negara ratusan juta rupiah itu.

Ia bahkan mengisyaratkan tidak menutup kemungkinan ada calon tersangka baru dari kasus itu.

“Ini masih kita kembangkan penyidikan. Pemeriksaan masih terus berlangsung dan tidak menutup kemungkinan juga ada tersangka lainnya,” urainya.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com