JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Muncul Tudingan Politisasi, Sugiyamto: Salahnya Dimana?

Ketua Komisi IV DPRD Sragen sekaligus bendahara DPC PDIP, Sugiyamto saat melakukan sosialisasi bantuan PIP di hadapan siswa SMK Bina Taruna Masaran, Jumat (26/8/2022). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sragen menegaskan sosialisasi serentak ke sekolah-sekolah penerima bantuan program indonesia pintar (PIP) digelar untuk memastikan tepat sasaran dan tidak ada potongan.

Penegasan itu disampaikan untuk menepis tudingan politisasi sekolah terkait road show sosialisasi pencairan PIP yang digelar selama beberapa hari terakhir.

Bendahara DPC PDIP Sragen, Sugiyamto mengatakan sosialisasi digelar untuk memberitahukan mekanisme pencairan dan penggunannya.

Hal itu dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran baik penerima dan penggunaannya. Pasalnya banyak siswa maupun orangtua yang belum memahami teknis pencarian serta pemanfaatannya.

Pernyataan itu disampaikan saat pembagian PIP di SMK Bina Taruna Maaaran Sragen, Jumat (26/8/2022).

Ia menyampaikan kedatangan fraksi PDIP ke sejumlah sekolah di Sragen beberapa hari terakhir saat pembagian PIP merupakan salah satu upaya untuk memastikan bantuan tersebut benar-benar sesuai peruntukkannya.

Baca Juga :  Kabar Baik, UMK Kabupaten Sragen 2023 Diusulkan Naik Mendekati Rp 2 Juta. Ini Bocorannya!

“Kami ditugasi untuk mengawal bantuan dari DPR RI dalam hal ini Mbak Puan (Ketua DPR RI) dan Ibu Agustina Wiludjeng (anggota DPR RI). kedatangan kami (PDIP) ke sekolah, adalah guna mengecek dan memastikan bantuan PIP benar-benar tepat sasaran dan tidak ada potongan,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Jumat (26/8/2022).

Menurut Sugiyamto, sosialisasi PIP ke sekolah-sekolah itu sama sekali bukan upaya politisasi sekolah atau curi start kampanye.

Sebab selama kegiatan sosialisasi, tim sama sekali tidak pernah melakukan ajakan untuk memilih atau membahas politik.

Baca Juga :  2 Sekolah di Sragen Hancur Tertimpa Pohon Besar. Kerugian Puluhan Juta

Namun tim hanya menyampaikan mekanisme bantuan PIP yang selama ini diperjuangkan oleh Ketua DPR RI dan didukung Komisi X DPR RI yang notabene berasal dari Fraksi PDIP.

Terlebih, sekolah bukan lagi wilayah yang sepenuhnya tak boleh tersentuh politik sama sekali.

“Dalam UU Pemilu yang baru bahkan sekolah atau kampus boleh mengundang calon legislatif untuk memaparkan visi dan misinya,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Sragen ini.

Terkait adanya baliho atau spanduk bergambar Mbak Puan, Agustina Wiludjeng dan beberapa anggota fraksi PDIP saat pembagian PIP, hal itu agar siswa atau orangtua tahu bahwa PIP yang diterima memang bantuan dari Mbak Puan.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com