JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Pelaku yang Hamili Siswi SMP di Sragen Terbongkar, Warga Sudah Curiga Gelagat Sejak Awal. Dari Cium Kening Sampai Beda Cara Gendong Bayi!

Penampakan bapak tiri nekat asal Jenar, Sragen yang tega menggagahi putrinya sampai hamil dan melahirkan bayi saat diamankan di Mapolres Sragen, Jumat (29/7/2022). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Terbongkarnya aksi bejat bapak tiri yang tega menghamili siswi SMP di salah satu desa di Jenar berinisial DA (13) hingga melahirkan bayi, memberi kelegaan warga.

Misteri besar yang sempat berbulan-bulan jadi tanda tanya warga itu akhirnya terjawab dengan tes DNA yang dilakukan polisi.

Sempat mengelak dan justru menuduh paman korban sebagai pelaku, hasil DNA si bayi tak lagi terbantahkan. Bahwa ayah biologis bayi yang dilahirkan siswi malang itu adalah ayah tirinya sendiri berinisial J (34).

Namun, sejak kehamilan siswi kelas 1 SMP itu mencuat, warga ternyata sudah curiga bahwa pelakunya adalah J. Hal itu diketahui dari beberapa gelagat mencurigakan yang ditunjukkan J baik sebelum DA hamil maupun sesudah melahirkan.

“Dari awal sebenarnya warga sudah menduga pelakunya ya bapak tirinya itu. Kecurigaannya karena melihat gelagat bapak tirinya yang tidak wajar kepada DA,” papar sang Kades, berinsial AS, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Sabtu (13/8/2022).

Baca Juga :  Bungkam Omongan Hotman Paris, Kapolresta Cirebon: Pelaku Sudah 19 Hari Ditahan, Kita Jerat Pasal Berlapis!

Gelagat itu ditunjukkan dari keseharian pelaku dengan putri tirinya yang terlihat warga. Seperti kebiasaan mencium kening korban saat mengantar ke sekolah.

Kemudian, ketika DA sudah melahirkan bayi, perilaku J terhadap bayi DA dan bayi istrinya sendiri (ibu DA) juga terlihat sangat berbeda.

Rasa sayang J terhadap kedua bayinya itu terlihat sangat berbeda. Seperti diketahui, DA melahirkan bayi hasil perbuatan bapak tirinya itu hanya selang 35 hari atau selapan setelah ibunya juga melahirkan.

DA melahirkan bayi laki-laki sedangkan ibunya, IT melahirkan bayi perempuan.

Dari pengakuan J, kehamilan istrinya yang di awal sering teler menjadi alasannya nekat melampiaskan nafsu dengan menyetubuhi putri tirinya itu secara paksa.

“Kadang kalau ngantar anak ke sekolah itu diciumi keningnya. Ya warga agak curiga padahal cuma anak tiri. Lalu pas bayinya lahir, pelaku itu kasih sayangnya ke anaknya sendiri dan cucunya (anak DA) juga beda. Dia lebih banyak nggendong bayinya DA daripada anaknya sendiri. Memang dari 3 anak J itu semuanya perempuan, yang laki-laki cuma anak dengan DA itu,” urai AS.

Baca Juga :  Sambut Pernikahan Kaesang, Iriana Jokowi Diam-Diam Sudah Pesan Batik Khusus untuk Keluarga. Penasaran Harganya?

Kejanggalan makin menguat ketika kehamilan korban mencuat dan ramai menjadi sorotan warga.

Saat dimintai keterangan oleh tokoh warga, J ngotot menuding pelakunya adalah paman korban berinisial T dan ingin memenjarakannya.

Padahal di hadapan warga, T telah bersumpah tak pernah dan tidak mungkin tega melakukan perbuatan durjana itu kepada keponakannya sendiri.

Kengototan J itulah yang makin meyakinkan warga bahwa ada yang tidak beres dan ada udang di balik batu dari sikap J tersebut.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com